0
News
    Home Berita Featured Kasus Lintas Peristiwa Semarang Spesial

    Ledakan di Semarang Diduga dari Petasan Rakitan Pemilik Rumah, Bahan Dibeli Secara Online - Tribunnews

    6 min read

     

    Ledakan di Semarang Diduga dari Petasan Rakitan Pemilik Rumah, Bahan Dibeli Secara Online - Tribunnews.com

    Ringkasan Berita:
    • Ledakan terjadi di rumah warga Semarang, menewaskan bocah 9 tahun.
    • Dua anggota keluarga lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
    • Polisi menduga ledakan berasal dari petasan rakitan milik penghuni rumah.
    • Bahan petasan disebut dibeli secara online melalui TikTok Shop.
    • Rumah tersebut juga digunakan sebagai tempat produksi dan penjualan petasan.

    TRIBUNNEWS.COM - Ledakan yang terjadi di sebuah rumah di Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi pengingat keras akan potensi bahaya yang bisa muncul di lingkungan permukiman.

    Tak hanya menimbulkan kerusakan, namun juga menimbulkan korban jiwa.

    Bocah bernama Gilang (9), meninggal dunia setelah terjadi ledakan di rumahnya, di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari.

    Dua anggota keluarga lainnya juga alami luka-luka setelah ledakan terjadi.

    Pihak kepolisian sementara menyatakan bahwa ledakan berasal dari petasan yang dirakit sendiri oleh penghuni rumah.

    Demikian yang disampaikan oleh Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol Muhammad Syahduddi.

    "Patut diduga ledakan tersebut berawal dari mercon yang dimiliki penghuni rumah," jelas dia.

    Mengutip TribunJateng.com, bahan petasan tersebut didapatkan dari TikTok Shop yang dibeli oleh salah satu penghuni rumah berinisial T.

    "Ini ada hal menarik, dari keterangan pemilik rumah, ada anak yang membeli bahan peledak dari TikTok Shop."

    "Ini sedang kita dalami jaringannya," tegas Syahduddi.

    Rumah yang rusak karena ledakan juga menjadi tempat produksi dan penjualan petasan.

    Baca juga: Tragedi Jelang Lebaran 2026: Petasan Meledak di Semarang hingga Jombang, Ada Korban Jiwa

    “Itu rumah warga biasa, yang bersangkutan tinggal bersama neneknya,” jelasnya.

    Kata Ketua RW

    Terpisah, Ketua RW setempat, Ahmad Rifai mengatakan, ledakan terjadi pada Jumat tengah malam.

    Korban pun ditemukan dua jam setelah ledakan.

    Mengutip Kompas.com, korban ditemukan di bawah meja makan setelah dilakukan pencarian.

    EVAKUASI KORBAN LEDAKAN - Polisi bersama relawan mengevakuasi korban ledakan di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari. Dalam peristiwa itu, diketahui satu bocah berusia 9 tahun meninggal dunia, sementara dua penghuni rumah lainnya mengalami luka ringan. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV)
    EVAKUASI KORBAN LEDAKAN - Polisi bersama relawan mengevakuasi korban ledakan di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026) dini hari. Dalam peristiwa itu, diketahui satu bocah berusia 9 tahun meninggal dunia, sementara dua penghuni rumah lainnya mengalami luka ringan. (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV) (Tribunnews.com/TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana)

    "Korban ditemukan di bawah meja makan, sudah dalam keadaan meninggal," ujar Ahmad Rifa'i.

    Ia mengatakan, warga menghubunginya pada pukul 01.00 WIB.

    “Warga sudah ramai dan sebagian sudah masuk ke dalam rumah untuk membantu,” ujarnya.

    Ahmad menyaksikan, kondisi rumah sudah banyak yang rusak.

    Perabotan rumah tangga juga rusak akibat ledakan.

    Dari informasi yang ia peroleh, diduga ledakan berasal dari petasan yang dibeli secara online.

    Belasan petasan yang masih tersisa di dalam rumah juga telah diamankan.

    Petasan tersebut disimpan di dalam wadah toples dan diletakkan di bawah magicjar sebelum meledak.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Fakta Baru Ledakan Mercon di Semarang, Bahan Peledak Diduga Dijual Bebas di TikTok Shop

    (Tribunews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, REza Gustav PRadana)(Kompas.com, Muchamad Dafi Yusuf)

    Komentar
    Additional JS