0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured IRGC Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Luncurkan Gelombang Ke-55 Operasi Janji Sejati 4, IRGC Target Jantung Israel - Jolakaposnews

    4 min read

     

    Luncurkan Gelombang Ke-55 Operasi Janji Sejati 4, IRGC Target Jantung Israel

    Peluncuran rudal balistik oleh IRGC - fars news agency

    Kolakaposnews.com - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan pelaksanaan gelombang ke-55 dari Operasi Janji Sejati 4 yang menargetkan lokasi-lokasi strategis di wilayah Palestina yang diduduki Israel, khususnya di Tel Aviv dan sekitar Bandara Ben Gurion.

    Serangan Terkoordinasi dengan Teknologi Rudal Canggih

    Dalam pernyataan resmi, IRGC menyampaikan bahwa serangan ini menggunakan kombinasi rudal presisi, berat, dan hipersonik seperti sistem Fattah, Emad, dan Qadr, serta drone bunuh diri. Target utama adalah fasilitas terkait Industri Dirgantara Israel (IAI), termasuk pusat produksi senjata udara dan luar angkasa serta pusat logistik yang mendukung operasi pengisian bahan bakar udara.

    Selain itu, serangan juga menyasar situs-situs militer Amerika Serikat, termasuk Pangkalan Udara Al Dhafra, Pangkalan Dukungan Angkatan Laut Bahrain (Juffair), dan Pangkalan Udara Sheikh Isa. Rudal presisi jarak menengah berbahan bakar padat seperti Fateh, Zolfaghar, dan Dezful, serta drone pengintai dan drone "cerdas" turut digunakan dalam operasi ini.

    Dedikasi dan Latar Belakang Operasi

    Gelombang ke-55 ini didedikasikan untuk mengenang Komandan Mohammad Ebrahim Hemmat dan para pejuang yang gugur dalam pertempuran di Kepulauan Majnoon dan Tala’iyeh. IRGC menegaskan bahwa operasi ini merupakan kelanjutan dari gelombang sebelumnya, termasuk gelombang ke-53 yang diluncurkan pada 15 Maret lalu, yang menargetkan pasukan AS dan infrastruktur komando terkait Israel.

    Gelombang ke-53 tersebut didedikasikan untuk mengenang 84 awak kapal Angkatan Laut Iran Dena yang tewas akibat serangan kapal selam AS di dekat Sri Lanka. Operasi itu melibatkan 10 rudal hipersonik dan drone bunuh diri dengan target utama Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, yang menurut IRGC digunakan oleh pasukan AS untuk intelijen dan dukungan logistik operasi militer melawan Iran.

    Komitmen IRGC Terhadap Operasi Berkelanjutan

    Lebih lanjut, gelombang ke-54 operasi ini menggunakan rudal balistik Sejjil untuk pertama kalinya sejak dimulainya konflik saat ini. Gelombang tersebut didedikasikan untuk mengenang Mehdi dan Hamid Bakeri serta para martir Tigris Timur, dengan sasaran pusat komando dan pengambilan keputusan yang memengaruhi operasi udara Israel serta infrastruktur militer dan pertahanan.

    IRGC menegaskan bahwa serangan berkelanjutan dan dahsyat terhadap target-target Amerika Serikat dan entitas Zionis akan terus dilakukan dengan kekuatan yang lebih besar dan skala yang lebih luas sampai agresor menyerah dan dihukum.

    "Serangan terus-menerus dan dahsyat terhadap target, pusat, dan kepentingan Amerika, serta entitas Zionis, akan terus berlanjut dengan kekuatan yang lebih besar dan dalam skala yang lebih luas hingga agresor menyerah dan dihukum," jelas IRGC dalam pernyataannya. (fajar)


    Komentar
    Additional JS