0
News
    Home Aceh Berita Deliserdang Featured Lintas Peristiwa Medan Mendagri Spesial Sumatera Utara

    Mendagri Sentil Daerah Kaya di Sumut, Minta Medan Hingga Deliserdang Hibahkan Puluhan Miliar ke Aceh - Tribunnews

    5 min read

     

    Mendagri Sentil Daerah Kaya di Sumut, Minta Medan Hingga Deliserdang Hibahkan Puluhan Miliar ke Aceh



    Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan pemda yang memiliki kapasitas fiskal berlebih atau tidak terdampak bencana untuk menyalurkan dana hibah.

    Ringkasan Berita:
    • Tito Karnavian menginstruksikan daerah dengan fiskal kuat untuk memberi hibah ke wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai bentuk gotong royong nasional pemulihan.
    • Bantuan difokuskan antarwilayah terdekat, seperti Medan dan Deli Serdang ke kabupaten di Aceh, dengan target hibah puluhan miliar rupiah guna menutup ketimpangan dana TKD.
    • Pemerintah juga menambah anggaran Rp10,6 triliun untuk tiga provinsi terdampak serta menyiapkan rencana pemulihan tiga tahun senilai sekitar Rp130 triliun.

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan pemerintah daerah yang memiliki kapasitas fiskal berlebih atau tidak terdampak bencana untuk menyalurkan dana hibah kepada daerah yang terdampak parah. 

    Instruksi ini disampaikan dalam paparannya di Istana Negara, Rabu (25/3/2026), sebagai bagian dari strategi gotong royong nasional pemulihan pascabencana di Sumatra.

    Mendagri secara spesifik meminta kota-kota besar di Sumatra Utara, seperti Medan dan Deli Serdang, untuk memberikan bantuan keuangan langsung kepada kabupaten di Aceh yang mengalami kerusakan infrastruktur paling berat. 

    Langkah ini diambil karena adanya ketimpangan alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) di mana beberapa daerah justru mendapatkan dana besar meskipun tidak terdampak bencana.

    "Nah, karena ada daerah yang tidak terdampak tapi dapat uang banyak, saya mengimbau menggunakan mekanisme hibah. Saya sudah rapat dengan 8 Kepala Daerah di Sumut," ujar Tito Karnavian di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).

    Mantan Kapolri tersebut kemudian merinci target angka hibah yang diharapkan segera direalisasikan antar-pemerintah daerah tersebut. Ia menekankan perlunya solidaritas antar-provinsi yang bertetangga dalam menangani dampak bencana alam.

    "Contohnya Kota Medan, saya minta hibahkan 50 Miliar ke Aceh Tamiang yang terdampak berat. Deli Serdang hibahkan 50 Miliar ke Aceh Timur. Simalungun 30 Miliar ke Aceh Utara. Ini adalah bentuk gotong royong nasional kita," tegasnya.

    Selain mekanisme hibah, Tito menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui tambahan anggaran TKD sebesar Rp10,6 Triliun untuk mempercepat pemulihan di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 

    Namun, ia mencatat bahwa beberapa daerah tidak mendapatkan tambahan karena alokasi anggaran tahun 2026 mereka sudah melampaui tahun sebelumnya.

    Tito juga mengapresiasi upaya normalisasi akses logistik yang kini diklaim telah mencapai 100 persen untuk jalan nasional, meskipun masih bersifat fungsional. 

    Ia mengatakan fokus pemerintah selanjutnya adalah pembersihan lumpur di 445 titik serta pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

    Baca juga: Satgas PRR Minta Pemda Saling Bantu, Pemulihan Bencana Ditargetkan 3 Tahun

    "Rencana induk pembangunan ini dibuat untuk waktu 3 tahun ke depan dengan total latihan anggaran lebih kurang Rp 130 Triliun untuk pemulihan total tiga provinsi ini," pungkasnya.


    Komentar
    Additional JS