Oman Kecewa dengan Amerika: Ini Bukan Perang Anda! - Republika
Oman Kecewa dengan Amerika: Ini Bukan Perang Anda!
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Menteri Luar Negeri Oman yang telah menjadi mediator dalam beberapa putaran pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran baru-baru ini merasa kecewa dengan serangan Israel har ini. Dalam unggahan media sosial, Albusaidi mengatakan ia terkejut dengan serangan itu.
“Negosiasi yang aktif dan serius sekali lagi telah dirusak. Baik kepentingan Amerika Serikat maupun tujuan perdamaian global tidak terlayani dengan baik oleh hal ini. Dan saya berdoa untuk orang-orang tak berdosa yang akan menderita,” tambahnya.
“Saya mendesak Amerika Serikat untuk tidak semakin terlibat. Ini bukan perang Anda.”
Presiden Trump mengumumkan pada Sabtu pagi bahwa AS sedang melakukan operasi tempur besar-besaran di Iran. Sementara Israel mengatakan telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap negara tersebut.
Baca Juga :
Menjamin Konektivitas Mudik 2026 yang Aman"Beberapa waktu lalu, militer Amerika Serikat memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman langsung dari rezim Iran, sebuah kelompok kejam yang terdiri dari orang-orang yang sangat keras dan mengerikan," ujar Presiden AS Donald Trump.
"Aktivitas mengancamnya secara langsung membahayakan Amerika Serikat, pasukan kami, pangkalan kami di luar negeri, dan sekutu kami di seluruh dunia."
Halaman 2 / 2
Iran membalas dengan melancarkan serangan ke arah Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah. Pangkalan AS di Kuwait, UEA, Bahrain hingga Arab Saudi menjadi incaran rudal-rudal Teheran. Perang ini memperburuk situasi di Timur Tengah dan mengandakan perundingan nuklir yang sedang berlangsung.
Perdana Menteri Spanyol Sanchez menolak apa yang disebutnya sebagai tindakan militer sepihak" oleh AS dan Israel. Serangan itu meningkatkan eskalasi dan berimbas ke tatanan internasional yang lebih tidak pasti dan bermusuhan.
Dalam pernyataan yang diunggah di platform media sosial X, Sanchez juga menolak tindakan pemerintah Iran dan Garda Revolusi.
"Kami menuntut de-eskalasi segera dan penghormatan penuh terhadap hukum internasional," tambahnya.