One Way Nasional Dihentikan, Arus Mudik Tol Kembali Normal - NU Online
Jakarta, NU Online
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi mengakhiri rekayasa lalu lintas satu arah (one way) nasional pada arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi bersama sejumlah pemangku kepentingan, seiring kondisi lalu lintas yang mulai melandai menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Kepala Korlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan terbaru, volume kendaraan di ruas tol sudah berada dalam kondisi terkendali.
“Baru saja, atas seizin Bapak Kapolri, kami bersama stakeholder mengevaluasi pelaksanaan one way nasional arus mudik. Hari ini kami nilai kondisi arus cukup landai dan terkendali,” ujar Agus di Command Center Korlantas Polri di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (20/3/2026).
Sebelum pengembalian arus menjadi normal dua arah, pihaknya telah melakukan prosedur standar, mulai dari sosialisasi hingga sterilisasi jalur.
“Tadi pukul 13.00 kami melakukan sosialisasi. Setelah itu dilakukan sterilisasi dan clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas seizin Kapolri, one way nasional kami nyatakan dihentikan pada pukul 13.22 WIB,” jelasnya.
Dengan dihentikannya rekayasa tersebut, arus lalu lintas dari Jakarta menuju Semarang maupun sebaliknya kini kembali normal. Meski demikian, Korlantas mencatat adanya peningkatan volume kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Arus mudik cukup terkendali. Namun, tahun ini berbeda karena terjadi peningkatan sekitar 4,62 persen, dari 258.000 menjadi 270 ribu kendaraan,” ujarnya.
Peningkatan tersebut membuat kepolisian menerapkan skema pengamanan yang lebih intensif dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu langkah yang diambil adalah penutupan sementara Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) saat beban kendaraan mencapai puncak.
“Jika sebelumnya contraflow hanya di lajur 1 dan 2, karena puncak arus cukup tinggi, kami sampai menutup MBZ,” jelas Agus.
Selain itu, rekayasa contraflow juga diterapkan hingga tiga lajur di sejumlah titik, mulai dari KM 36, KM 47, KM 48, hingga KM 70. Setelah melewati titik tersebut, arus lalu lintas dilaporkan kembali lancar.
“Setelah KM 70 arus relatif lancar. Alhamdulillah para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat,” pungkasnya.