0
News
    Home Berita Dunia Internasional Featured Iran Konflik Timur Tengah Selat Hormuz Spesial

    Pakar: Hormuz Bisa Ditutup Berbulan-bulan hingga Kompensasi Iran Cair - Beritasatu

    2 min read

      

    Pakar: Hormuz Bisa Ditutup Berbulan-bulan hingga Kompensasi Iran Cair

    Selat Hormuz. (Reuters/Dado Ruvic)

    Teheran, Beritasatu.com – Penutupan Selat Hormuz kini menjadi ancaman nyata yang dapat melumpuhkan jalur perdagangan energi dunia. Foad Izadi, seorang profesor di Universitas Teheran, menegaskan bahwa penutupan jalur yang dilalui sekitar 20% kargo minyak global ini adalah senjata paling ampuh Iran di tengah eskalasi konflik saat ini.

    Dalam pernyataannya, Izadi menepis kekhawatiran bahwa langkah ekstrem tersebut akan merusak citra Iran di mata internasional. Menurutnya, pemerintah Iran saat ini lebih mengutamakan integritas wilayah daripada sekadar opini dunia.

    “Iran tidak mencari popularitas,” tegas Izadi.

    Ia menambahkan bahwa pemerintah ingin memastikan perbatasan tetap utuh dan menghentikan siklus serangan rutin yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat.

    Izadi berpendapat bahwa Iran tidak dapat berfungsi normal di bawah ancaman konstan dua negara berkekuatan nuklir. Ia menekankan bahwa kerusakan ekonomi yang dialami Teheran harus segera diganti oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab atas eskalasi tersebut.

    “Iran telah menderita kerugian miliaran dolar dalam 12 hari terakhir, mereka harus membayar kembali,” ungkapnya dengan lugas.

    Menurut prediksinya, blokade di jalur maritim strategis tersebut tidak akan dibuka dalam waktu dekat jika tuntutan finansial mereka tidak dipenuhi sebagai bentuk kompensasi atas kerugian yang terjadi.

    Lebih lanjut, Izadi memperingatkan dunia internasional bahwa situasi ini bukan sekadar gertakan sementara. Ia memprediksi gangguan distribusi minyak ini akan menjadi masalah jangka panjang bagi pasar global.

    “Selat Hormuz akan tertutup selama berbulan-bulan ke depan kecuali jika aspek keuangan dari cerita ini diselesaikan,” prediksi Izadi.

    Ia juga menutup pernyataannya dengan pesan keras bagi pihak Barat yang mengharapkan perubahan kepemimpinan di Teheran. Menurutnya, upaya untuk mengganti pemerintahan Iran adalah khayalan belaka.


    Komentar
    Additional JS