0
News
    Home Aceh Tamiang BBM Berita Featured Kasus SPBU Spesial

    Panic Buying BBM Landa Aceh Tamiang, Pemkab Keluarkan Imbauan untuk Masyarakat dan SPBU - Tribunnews

    7 min read

     

    Panic Buying BBM Landa Aceh Tamiang, Pemkab Keluarkan Imbauan untuk Masyarakat dan SPBU

    Panic buying BBM dampak perang Iran dengan sekutu Amerika Serikat juga melanda Aceh Tamiang.


    Ringkasan Berita:
    • Warga di Kabupaten Aceh Tamiang melakukan panic buying BBM sejak Kamis (5/3/2026) malam, sehingga memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU.
    • Kepanikan dipicu pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait stok BBM nasional yang disebut hanya cukup 23 hari akibat penutupan Selat Hormuz.
    • Pemkab Aceh Tamiang mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli BBM berlebihan, serta meminta SPBU menyalurkan BBM secara selektif agar tepat sasaran.
     

    Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

    SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Panic buying BBM dampak perang Iran dengan sekutu Amerika Serikat juga melanda Aceh Tamiang.

    Antrean panjang kendaraan di SPBU ini mulai terjadi sejak Kamis (5/3/2026) malam. 

    Umumnya warga terpengaruh atas pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyatakan stok BBM dalam negeri hanya cukup untuk 23 hari akibat ditutupnya Selat Hormuz.

    Pernyataan ini berdampak luas hingga menciptakan kekhawatiran terjadinya krisis BBM. Tak ayal masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi rela antre berjam-jam di SPBU.

    "Masalahnya di eceran juga sudah gak ada, mau gak mau harus mengantre di SPBU," kata Agus, warga Karangbaru ketika mengantre di SPBU Alurbemban, Jumat (6/3/2026) siang.

    Pemkab Aceh Tamiang langsung merespon fenomena ini dengan mengeluarkan imbauan yang ditujukan kepada masyarakat dan pengelola SPBU.

    Baca juga: Jangan Panic Buying BBM, Ingat Timbun BBM Bisa Dipenjara Serta Denda Capai Rp60 Miliar

    "Untuk masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam mengisi BBM, tidak perlu membeli berlebihan," kata Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi melalui juru bicara Muhammad Farij.

    Farij menambahkan dalam imbauan itu bupati juga menyampaikan optimismenya kalau situasi ini bisa diatasi pemerintah pusat.

    "Mudah-mudahan situasi ini dapat normal kembali dan diatasi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM dan Pertamina," sambungnya.

    Pihak SPBU juga diingatkan untuk mendistribusikan BBM secara selektif prioritas kepada masyarakat. Kebijakan ini bertujuan pendistribusian BBM tepat sasaran.

    "Bagi pemilik SPBU kami imbau mendistribusikan BBM secara selektif prioritas kepada masyarakat, sehingga penyaluran BBM tepat sasaran," ucapnya. (mad)


    Komentar
    Additional JS