Pemerintah Putuskan Tunda Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza, Ini Pertimbangannya - Liputan6
Pemerintah Putuskan Tunda Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza, Ini Pertimbangannya
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menunda pengiriman 8.000 pasukan yang akan menjalani misi perdamaian besama International Stabilization Force (ISF) di Gaza.
"Semua di-hold. Di-hold," kata Prasetyo usai menggelar rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pertahanan, Selasa.
Prasetyo mengatakan penundaan pengiriman pasukan itu dikarenakan beragam pertimbangan, salah satunya eskalasi konflik di Timur Tengah yang meningkat. Saat ditanya sampai kapan penundaan tersebut dilakukan, Prasetyo belum bisa memberikan kepastian.
"Ya sampai batas waktu yang belum ditentukan," terang dia.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan TNI akan mengirim personel secara bertahap untuk bergabung dengan International ISF dalam misi perdamaian di Gaza.
"Ya bertahap karena jumlahnya besar," kata Sjafrie saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (12/3).