0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Pertama Kali Iran Gunakan Rudal Haj Qasem di Perang Lawan AS dan Israel, Ini Kecanggihan nya - Liputan6

    3 min read

     

    Pertama Kali Iran Gunakan Rudal Haj Qasem di Perang Lawan AS dan Israel, Ini Kecanggihannya

    Rudal ini disebut sebagai rudal balistik taktis berbahan bakar padat. Rudal Haj Qasem diperkenalkan pada 2020. Diklaim memiliki jangkauan sekitar 1.400 kilometer. Diyakini sanggup mencapai sasaran di wilayah selatan Israel dari dalam wilayah Iran.

    Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone balistik ke wilayah Israel pada Sabtu 28 Februari 2026 malam, hingga Minggu 1 Maret 2026 dini hari waktu setempat. Tampak dalam foto, jejak-jejak pencegahan rudal pertahanan udara terlihat di Tel Aviv, Israel, Sabtu 28 Februari 2026. (AP Photo/Ohad Zwigenberg)

    Liputan6.com, Jakarta - Iran mulai menggunakan rudal canggih Haj Qasem untuk pertama kalinya di perang melawan Amerika Serikat-Israel. Seperti dilaporkan antor berita Fars melaporkan pada Selasa (17/3), mengutip Garda Revolusi Iran (IRGC).

    IRGC menyatakan rudal tersebut digunakan dalam rangkaian operasi militer terbaru, termasuk fase ke-59 operasi "True Promise 4" yang menargetkan pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, serta Kurdistan Irak.

    Garda Revolusi juga melaporkan serangan terhadap sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv, Yerusalem Barat, dan Beit Shemesh.

    Dilansir Antara, Haj Qasem termasuk dalam rudal yang diluncurkan dalam serangan tersebut, yang menandai penggunaan perdananya dalam selama konflik saat ini.

    Rudal tersebut, yang digunakan dalam konflik dengan Israel pada Juni 2025. Rudal ini disebut sebagai rudal balistik taktis berbahan bakar padat. Rudal Haj Qasem diperkenalkan pada 2020. Diklaim memiliki jangkauan sekitar 1.400 kilometer. Diyakini sanggup mencapai sasaran di wilayah selatan Israel dari dalam wilayah Iran.

    Nama rudal ini untuk menghormati Jenderal Qasem Soleimani. Dia adalah mantan komandan Pasukan Quds yang tewas dalam serangan drone Amerika Serikat pada 2020.


    Komentar
    Additional JS