Pramono Anung Pastikan Harga Pangan Jakarta Terkendali Jelang Lebaran 2026 - MerahPutih
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah berupaya menjaga stabilitas harga sejumlah komoditas menjelang Idulfitri 2026/1447 Hijriah.
Menurutnya, pengendalian harga pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga menjelang hari raya.
Pramono juga memastikan bahwa stok pangan di Jakarta dalam kondisi aman menjelang Lebaran.
"Jadi kemarin kita rapat sidang paripurna yang saya pimpin secara langsung dengan Pak Wagub (Rano Karno). Kami menekankan untuk harga-harga di Jakarta kalau bisa tidak mengalami kenaikan yang melebihi inflasi," kata Pramono di Jakarta, Kamis (12/3).
Selain menjaga stabilitas harga, Pemprov DKI juga memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia, termasuk daging sapi yang menjadi salah satu komoditas utama yang banyak dikonsumsi masyarakat saat Lebaran.
"Untuk itu ada hal yang saya tegaskan terutama untuk daging. Kebetulan sebelum, atau pada saat puasa ini kan kita sudah memasukkan daging 2.000 lebih ekor," kata Pramono.
Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menjelaskan bahwa beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, seperti cabai keriting. Namun menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas yang wajar.
"Kemudian untuk cabai keriting memang terjadi kenaikan walaupun masih belum berlebihan. Dan untuk itu, semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat kami monitor dari waktu ke waktu," ungkapnya.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar.
Langkah tersebut dilakukan agar lonjakan harga dapat diantisipasi sejak dini sehingga stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga menjelang Idulfitri.
"Sehingga dengan demikian saya mengharapkan Jakarta dalam menyambut Idulfitri ini kenaikannya tidak seperti yang dulu-dulu, karena memang kami kontrol satu per satu," pungkasnya. (Asp)