0
News
    Home Berita Featured Lebaran Mudik Spesial Tol Cipali

    Rest Area KM 166 Tol Cipali Terapkan Buka Tutup Saat Mudik - Beritasatu

    3 min read

     

    Rest Area KM 166 Tol Cipali Terapkan Buka Tutup Saat Mudik


    Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki pintu masuk Rest Area KM 166 Tol Cipali di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu 15 Maret 2026 sore. (Beritasatu.com/Andrian Supendi)

    Majalengka, Beritasatu.com - Ratusan kendaraan pemudik mulai memadati Rest Area KM 166 Tol Cipali di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026) sore. Kepadatan kendaraan membuat pengelola rest area menerapkan sistem buka tutup untuk mengatur arus kendaraan yang masuk ke area parkir.

    Pantauan Beritasatu.com di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB menunjukkan mobil para pemudik terus berdatangan dari arah Jakarta. Sebagian besar kendaraan berisi keluarga yang memanfaatkan rest area untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Berdasarkan data arus lalu lintas Tol Cipali dari Cikopo pada pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB, tercatat sebanyak 2.526 kendaraan melintas. Rinciannya, sebanyak 1.327 kendaraan melalui Jalur A dan 1.199 kendaraan melalui Jalur B.

    Manager Operasional Rest Area KM 166 Tol Cipali Pijar Alam Bolviar mengatakan, sistem buka tutup diberlakukan secara kondisional dan telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian guna menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan rest area maupun di jalur tol.

    “Pemberlakuan buka tutup di rest area kami sudah ada koordinasi dengan pihak kepolisian sebagai petugas pengatur lalu lintas. Kami berupaya menjaga stabilitas kelancaran pengunjung rest area dan jalan tol. Mulai dari dini hari sudah ada peningkatan yang signifikan, trafik per jam sudah mencapai lebih dari 2.000 kendaraan yang masuk Tol Cipali,” kata Pijar.

    Ia menjelaskan, sistem buka tutup dilakukan ketika kapasitas parkir di rest area mulai penuh. Jika kondisi parkir kembali tersedia, akses masuk akan dibuka kembali bagi kendaraan yang hendak beristirahat.

    “Untuk pemberlakuan buka tutup sifatnya kondisional. Ketika trafik yang masuk ke rest area mulai penuh kita lakukan penutupan, dan ketika parkiran sudah mulai terisi namun masih ada beberapa slot kosong, maka akan kami buka kembali,” jelasnya.

    Pijar menuturkan penutupan akses masuk rest area dilakukan dalam waktu singkat dengan batas maksimal sekitar 15 menit. Langkah ini dilakukan agar tidak menimbulkan antrean panjang di jalan tol maupun mengganggu aktivitas pedagang di dalam rest area.

    “Batasan penutupan maksimal sekitar 15 menit. Selama penutupan tidak lebih dari 30 menit, dari segi ketertiban ini cukup baik. Namun jika lebih lama tentu bisa berdampak pada para pedagang di rest area,” tuturnya.

    Menurut Pijar, sistem buka tutup tersebut merupakan langkah pengaturan agar arus kendaraan di rest area tetap tertib dan perjalanan pemudik di Tol Cipali berjalan lancar.

    “Buka tutup dilakukan lebih kepada upaya pengaturan supaya semuanya berjalan lancar. Sebagai pengelola rest area kami sangat menghormati dan menghargai sistem yang diberlakukan karena kami juga berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak,” pungkasnya.


    Komentar
    Additional JS