0
News
    Home Berita Featured Kereta Cepat Prabowo Subianto Spesial Whoosh

    Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Tinggal Diumumkan Prabowo - Republika

    3 min read

     

    Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Tinggal Diumumkan Prabowo

    Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan terkait restrukturisasi utang proyek Whoosh. (Foto: BPMI Setpres)

    JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh telah diputuskan dalam rapat tingkat tinggi. Nantinya, hal itu akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Purbaya menegaskan, langkah strategis untuk menyehatkan keuangan PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) sudah disepakati. Hanya saja, pengumuman tersebut akan menunggu Kepala Negara.

    "Itu rapatnya sudah putus, tapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi akan mengumumkan. Bukan saya. Tapi itu sudah clear langkah ke depan seperti apa," ujar Purbaya usai sidang debottlenecking, Jumat (13/3/2026).

    Meskipun skema penyelamatan utang tersebut telah final, Purbaya belum mau membeberkan rinciannya kepada publik saat ini guna menghormati proses pengumuman resmi oleh Presiden Prabowo Subianto.

    "Tapi belum saatnya dibuka ke Anda sekarang, biar yang lebih tinggi yang memaparkan. Pak Prabowo," tambahnya.

    Sebagai informasi, penyelesaian utang Whoosh ini menjadi krusial karena merupakan syarat utama sebelum pemerintah memulai ekspansi jalur kereta cepat hingga ke Surabaya. 

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya menuntaskan beban finansial KCJB terlebih dahulu.

    AHY menjelaskan bahwa proses restrukturisasi ini berjalan secara paralel dengan penyusunan peta jalan (roadmap) perpanjangan jalur Jakarta-Surabaya, bahkan hingga Banyuwangi sesuai arahan Presiden Prabowo.

    "Mengapa ini penting? Karena sebelum kita mengembangkan roadmap lebih serius untuk memperpanjang atau mengembangkan Jakarta-Surabaya, bahkan bisa saja sampai dengan Banyuwangi seperti arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata AHY di Gedung Bina Graha, Rabu (11/3/2026).


    Komentar
    Additional JS