0
News
    Home Berita Danantara Featured Keuangan Prabowo Subianto Spesial

    Senangnya Prabowo Dapat Laporan Return on Asset Danantara Tembus 300% - Detik

    2 min read

     

    Senangnya Prabowo Dapat Laporan Return on Asset Danantara Tembus 300%


    Presiden Prabowo Subianto di Danantara.Foto: Herdi Arif Al Hikam/detikcom
    Jakarta -

    Presiden Prabowo Subianto bersyukur Indonesia memiliki Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Menurutnya, Danantara sudah menyumbangkan sederet keberhasilan bagi Indonesia.

    Salah satunya adalah dalam pengelolaan kekayaan negara dalam bentuk BUMN. Prabowo bilang di tahun 2025, Danantara berhasil meningkatkan return on asset hingga 300%.

    Hal ini diungkapkan Prabowo dalam Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia. Dia hadir langsung di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

    "Saya dapat laporan, saya cukup gembira, return on asset satu tahun 2025 dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen. Ini cukup baik," ujar Prabowo dalam pidatonya di Danantara.

    Sebagai informasi, Mengutip jurnal dalam eprints.uny.ac.id, return on asset adalah rasio profitabilitas yang menunjukkan keberhasilan perusahaan menghasilkan keuntungan untuk kemudian diproyeksikan di masa mendatang

    Dia juga bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund yang masuk ke dalam 10 besar dunia. Katanya, Danantara mungkin menjadi lembaga pengelola kekayaan nomor 6 atau 7 dunia.

    "Kita juga bersyukur bahwa management satu tahun ini sudah membuktikan bahwa dengan management yang baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang bener, ya, dengan political will, dengan jiwa yang bener, hasil sudah kelihatan," sebut Prabowo.

    Menurutnya sederet keberhasilan yang terjadi membuktikan pembentukan Danantara berhasil. Khususnya soal pengelolaan BUMN, menurutnya dengan jumlah yang banyak butuh satu entitas manajemen yang baik agar hasilnya bisa dirasakan negara.

    "Ini membuktikan premis kita mendirikan Danantara ini. Bahwa tidak mungkin suatu manajemen yang baik kalau tidak di satu kendali, di satu tangan, di satu manajemen. Tidak mungkin kita kelola 250 perusahaan. Bahkan ternyata saya baru tahu bukan 250, 1.000 perusahaan lebih," ujar Prabowo.

    "Tidak ada pelajaran manajemen di mana pun di dunia, satu manajemen bisa ngelola 1.000 entitas," sambung Prabowo.




    (hal/hns)

    Komentar
    Additional JS