Soal Konflik Timur Tengah, JK: Kita Harusnya Berpihak ke Iran - Merdeka
Soal Konflik Timur Tengah, JK: Kita Harusnya Berpihak ke Iran
Jusuf Kalla menilai Indonesia perlu menunjukkan sikap jelas dalam konflik Timur Tengah dan mendorong Board of Peace dimanfaatkan untuk meredakan ketegangan.

Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menyatakan Indonesia perlu menunjukkan sikap yang tegas terhadap konflik internasional, terutama ketika ada negara yang menjadi korban serangan.
Menurutnya, sikap tersebut penting agar Indonesia tidak kehilangan kredibilitas dalam hubungan diplomasi dengan negara lain.
"Sebagai penduduk Islam terbesar. Mesti ada keberpihakan. Masa kita berpihak ke Israel? Masa kita berpihak pada Amerika yang menyerang?," jelas Jusuf Kalla kepada wartawan di kediamannya, Jumat (6/3/2026).
Ia menilai Indonesia seharusnya menunjukkan solidaritas terhadap negara yang diserang, termasuk dalam konflik yang melibatkan Iran.
"Logikanya kita harus berpihak dong kepada negara Iran itu, walaupun mungkin berbeda Syiah," sambungnya.
Soroti Peran Indonesia di Board of Peace

Jusuf Kalla juga menyinggung posisi Indonesia sebagai anggota Board of Peace (BoP). Ia menilai forum tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk membantu meredakan konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Menurut JK, Indonesia dapat mendorong agar forum tersebut digunakan untuk mencari solusi terhadap ketegangan antara Iran dan Israel.
"Jadi harus ditagih atau diusulkan Trump agar memanfaatkan Board of Peace ini untuk mengatasi kericuhan ini semua, perang ini," ungkap JK.
Ia juga mempertanyakan manfaat keanggotaan Indonesia di forum tersebut jika konflik besar tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme yang ada.
"Kalau tidak bisa, ya buat apa Indonesia jadi anggota? Kalau hal ini saja tidak bisa diatasi oleh Board of Peace itu," sambungnya.