0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Israel Konflik Timur Tengah Spanyol Spesial

    Spanyol Bantah Klaim AS soal Setuju Kerja Sama Operasi Militer di Timteng - detik

    2 min read

     

    Spanyol Bantah Klaim AS soal Setuju Kerja Sama Operasi Militer di Timteng


    Jakarta -

    Gedung Putih mengklaim Spanyol setuju untuk bekerja sama dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memutus perdagangan dengan Madrid. Spanyol membantah klaim sepihak AS tersebut.

    "Sehubungan dengan Spanyol, saya pikir mereka mendengar pesan presiden kemarin dengan jelas," kata sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dilansir Aljazeera, Kamis (5/3/2026).

    "Dan menurut pemahaman saya, dalam beberapa jam terakhir mereka telah setuju untuk bekerja sama dengan militer AS. Jadi saya tahu bahwa militer AS berkoordinasi dengan rekan-rekan mereka di Spanyol."

    Trump pada Selasa (3/3), mengatakan dia akan "memutus semua perdagangan dengan Spanyol" sehari setelah Menlu Spanyol José Manuel Albares mengatakan negaranya tidak akan mengizinkan AS untuk menggunakan pangkalan yang dioperasikan bersama di Spanyol selatan dalam serangan apa pun yang tidak tercakup oleh piagam PBB.

    Pemerintah Spanyol membantah akan bekerja sama dengan serangan militer AS terhadap Iran, bertentangan dengan pernyataan Gedung Putih.

    Pernyataan itu muncul setelah José Manuel Albares melarang AS menggunakan pangkalan di Spanyol selatan dalam serangan apa pun yang tidak tercakup dalam piagam PBB.

    Berbicara di radio Cadena SER, Albares membantah klaim yang dibuat Leavitt.

    "Posisi pemerintah Spanyol mengenai perang di Timur Tengah dan pemboman di Iran, mengenai penggunaan pangkalan kami, tidak berubah sedikit pun," kata Albares.

    (rfs/rfs)

    Komentar
    Additional JS