Startup Jepang Mulai Produksi Semikonduktor Berlian, Pertama di Dunia Menuju Komersialisasi - Tribunnews
Startup Jepang Mulai Produksi Semikonduktor Berlian, Pertama di Dunia Menuju Komersialisasi
Startup dari Saga University mulai produksi semikonduktor berlian lewat Diamond Semiconductor yang digadang jadi masa depan 6G dan kendaraan listrik
Ringkasan Berita:
- Startup asal Saga University, Jepang, melalui Diamond Semiconductor mulai memproduksi semikonduktor berbasis berlian sintetis yang disebut sebagai teknologi semikonduktor masa depan
- Dibandingkan silikon, teknologi ini lebih tahan panas, tegangan tinggi, dan radiasi sehingga cocok untuk lingkungan ekstrem
- Komponen ini diproyeksikan mendukung teknologi masa depan seperti jaringan 6G, kendaraan listrik, hingga sistem komunikasi satelit
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, JEPANG — Sebuah startup yang lahir dari Saga University Jepang mulai memproduksi semikonduktor berbasis berlian, teknologi yang disebut-sebut sebagai “semikonduktor paling canggih” di masa depan.
Perusahaan rintisan bernama Diamond Semiconductor ini memulai proses produksi komponen semikonduktor yang menggunakan berlian sintetis sebagai substrat.
Dibandingkan semikonduktor silikon yang saat ini menjadi standar industri, semikonduktor berlian memiliki sejumlah keunggulan penting.
Teknologi ini memiliki konduktivitas panas yang jauh lebih tinggi, serta mampu bekerja dalam kondisi ekstrem seperti suhu sangat tinggi, tegangan listrik besar, dan lingkungan dengan radiasi tinggi.
Di tengah meningkatnya penelitian semikonduktor berlian di berbagai negara, produksi produk jadi untuk tujuan komersial yang dilakukan perusahaan ini disebut sebagai yang pertama di dunia menuju tahap praktis penggunaan industri.
Baca juga: Perkuat Ketahanan Energi Nasional, RI-Jepang Teken Kerja Sama Mineral Kritis dan Nuklir
Perusahaan tersebut menargetkan mulai menjual produk kepada produsen besar pada musim panas tahun ini, yang tengah mempersiapkan penerapan teknologi tersebut di berbagai sektor.
Potensi besar untuk 6G dan kendaraan listrik
Semikonduktor berlian diperkirakan akan memainkan peran penting dalam berbagai teknologi masa depan, termasuk sistem komunikasi seluler generasi keenam (6G) yang diproyeksikan mulai diperkenalkan pada dekade 2030-an.
Selain itu, komponen ini juga berpotensi digunakan sebagai power semiconductor untuk pengendalian daya pada kendaraan listrik (EV), serta pada perangkat komunikasi satelit yang hingga kini masih menggunakan teknologi tabung vakum.
Dengan daya tahan dan efisiensi tinggi, para peneliti meyakini semikonduktor berlian dapat membuka era baru dalam teknologi elektronik dan komunikasi global.
Diskusi teknologi di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Potret-bermain-gim-FC-Mobile-dari-EA-Sports-fakka.jpg)