Sule Minta Maaf karena Ngonten saat Ngelayat di Rumah Duka Vidi Aldiano - Viva
Sule Minta Maaf karena Ngonten saat Ngelayat di Rumah Duka Vidi Aldiano
Jakarta, VIVA – Kehadiran komedian sekaligus presenter ternama Sule di rumah duka mendiang penyanyi Vidi Aldiano baru-baru ini menjadi sorotan publik. Hal tersebut terjadi setelah sebuah video yang menampilkan dirinya saat melayat diunggah ke kanal YouTube SL Media dan kemudian viral di media sosial.
Video tersebut menampilkan suasana di sekitar rumah duka saat sejumlah pelayat berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Vidi Aldiano. Namun, sebagian netizen menilai pembuatan konten di momen duka seperti itu kurang pantas dilakukan. Scroll lebih lanjut yuk!
Reaksi publik pun terbelah, dengan sebagian menyayangkan tindakan tersebut, sementara yang lain menganggap video tersebut sekadar dokumentasi suasana.
Menanggapi berbagai kritik yang muncul, Sule akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Ia mengaku menerima setiap masukan yang diberikan warganet terkait video tersebut.
"Kita terima masukan, kalau memang salah ya minta maaf,” kata Sule dikutip Selasa 10 Maret 2026.
Dalam penjelasannya, komedian yang memiliki nama asli Entis Sutisna itu menegaskan bahwa tidak ada niat tertentu di balik pembuatan video tersebut.
Ia menyebutkan bahwa konten itu dibuat tanpa maksud untuk menyinggung siapa pun ataupun mencari sensasi.
"Saya tidak ada indikasi apapun lah, yang jelas saya minta maaf buat semuanya,” ujarnya.
Sule juga menyadari bahwa unggahan tersebut memicu beragam tanggapan di kalangan masyarakat. Menurutnya, selain kritik, ada pula sejumlah warganet yang justru menyampaikan apresiasi karena bisa mengetahui kondisi di sekitar rumah duka melalui video tersebut.
"Dan ini menjadi pro dan kontra, ada juga yang mengucapkan terima kasih Kang Sule jadi bisa tahu suasana di sana,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sule menjelaskan bahwa saat merekam video tersebut, dirinya tidak masuk ke dalam rumah duka. Ia hanya mengambil gambar dari area luar, tepatnya di sekitar jalan tempat para pelayat berdatangan.
"Dan itupun saya tidak masuk ke dalam, itu hanya di luar suasana di jalan saja,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa video tersebut tidak dimonetisasi sehingga tidak ada keuntungan finansial yang diperoleh dari unggahan tersebut. Menurut Sule, tujuan awalnya hanya untuk memberikan gambaran situasi kepada publik.
"Jadi istilahnya kita cari cuan di situ, kita tidak tidak memonetisasi itu, hanya memberitahu aja kepada orang-orang suasana di sana,” ucap Sule.
Meski demikian, setelah mempertimbangkan berbagai reaksi publik, Sule akhirnya memutuskan untuk menghapus video tersebut dari kanal YouTube miliknya. Ia memastikan bahwa konten tersebut kini sudah tidak lagi dapat diakses.
"Tapi udah ditake-down kok,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para figur publik maupun kreator konten untuk lebih berhati-hati dalam membuat materi di momen yang sensitif, terutama ketika berkaitan dengan suasana duka.