0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Trump Klaim AS Tak Tahu Rencana Israel Serang Ladang Gas South Pars di Iran - SindoNews

    4 min read

      

    Trump Klaim AS Tak Tahu Rencana Israel Serang Ladang Gas South Pars di Iran


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Kamis, 19 Maret 2026 - 10:30 WIB

    Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu

    DOHA - Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak mengetahui rencana Israel untuk menyerang ladang gas South Pars. Namun, ada laporan lain di Washington malam ini yang menunjukkan pemerintahan Trump menyetujui serangan udara Israel tersebut.

    Jadi, di mana kebenaran dalam situasi ini? Apakah AS mengetahuinya? Apakah AS mengatakan ya, lanjutkan dan serang South Pars? Atau apakah AS tidak mengetahui apa pun, seperti yang dikatakan Trump?

    Yang juga patut diperhatikan adalah presiden pada dasarnya mengatakan AS akan membela Qatar, jika fasilitasnya di daerah yang sama diserang lagi. Itu sebagian karena gas alam cair merupakan ekspor penting Qatar dan merupakan sesuatu yang diimpor AS.

    Jadi ada faktor ekonomi, tetapi lebih dari itu, Trump membela sekutu regional yang signifikan, dan mengatakan AS pada dasarnya akan menghancurkan South Pars, mengikis dan menghancurkan salah satu mesin ekonomi penting Iran.

    Itu adalah ancaman signifikan mengingat AS masih memiliki dua kelompok kapal induk di wilayah tersebut yang, secara teoritis, memiliki kemampuan melancarkan serangan udara untuk melakukan hal tersebut.

    Ia mengatakan Israel tidak akan menyerang ladang gas South Pars kecuali Iran "dengan tidak bijak memutuskan menyerang Qatar yang sangat tidak bersalah."

    Dalam skenario seperti itu, AS, "dengan atau tanpa bantuan atau persetujuan Israel, akan meledakkan seluruh Ladang Gas South Pars secara besar-besaran dengan kekuatan dan daya yang belum pernah dilihat atau disaksikan Iran sebelumnya," tulis Trump di Truth Social.

    "Saya tidak ingin mengizinkan tingkat kekerasan dan penghancuran ini karena implikasi jangka panjang yang akan ditimbulkannya pada masa depan Iran, tetapi jika LNG Qatar diserang lagi, saya tidak akan ragu untuk melakukannya," tambahnya.

    Kementerian Dalam Negeri Qatar mengatakan pertahanan sipil kini telah "sepenuhnya memadamkan dua dari tiga kebakaran di Kawasan Industri Ras Laffan tanpa ada laporan korban luka".

    “Operasi pendinginan dan pengamanan di lokasi-lokasi tersebut sedang berlangsung,” tambah kementerian itu.

    Baca juga: Qatar Peringatkan Iran telah Langgar Garis Merah, Serukan De-eskalasi

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Ahmad Vahidi, Panglima...

    Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel


    Komentar
    Additional JS