0
News
    Home Berita Bullying Ciamis Featured Kasus Pendidikan Perundungan Spesial

    Ceritakan Fakta Perundungan Siswa Ciamis Tetap Ingin Sekolah

    2 min read

     

    Ceritakan Fakta Perundungan Siswa Ciamis Tetap Ingin Sekolah

    lintaspriangan.comBERITA CIAMIS. Dugaan perundungan di salah satu sekolah di Kabupaten Ciamis kembali mencuat. Seorang siswa berinisial NV menceritakan pengalaman yang dialaminya saat berada di lingkungan sekolah.

    NV mengungkapkan, ia diduga beberapa kali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari teman sebayanya saat kegiatan belajar berlangsung. Kejadian itu disebut terjadi berulang dan membuatnya merasa tidak nyaman berada di sekolah.

    Ia mengatakan kerap mendapat cubitan di bagian tangan dan tubuh. Meski terasa sakit, ia memilih tidak melawan karena merasa takut.

    “Saya sering dicubit di tangan dan badan. Sakit, tapi saya takut untuk melawan,” kata NV.

    Di tengah kondisi tersebut, NV menegaskan dirinya tetap ingin sekolah. Ia mengaku masih punya keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan dan tidak ingin berhenti.

    “Saya takut ke sekolah, tapi saya masih mau sekolah dan tetap belajar. Saya tidak mau berhenti,” ujarnya.

    NV juga menyebut, selama ini ia tetap berusaha masuk sekolah dan mengikuti pelajaran seperti biasa, meski merasa tidak nyaman.

    Kasus ini baru diketahui keluarga setelah NV menceritakan langsung apa yang dialaminya. Pihak keluarga kemudian mulai mendampingi dan fokus pada kondisi psikologis korban.

    Ayah NV mengatakan, saat ini anaknya mulai menunjukkan perkembangan, terutama dalam hal komunikasi.

    “Sekarang kami fokus pemulihan dulu. Alhamdulillah sudah mulai bisa diajak komunikasi,” ujarnya.

    Baca Juga Ciamis Percepat Pembentukan FKDM Hingga Desa

    Ia berharap anaknya bisa kembali sekolah dengan tenang tanpa rasa takut.

    “Kami ingin dia tetap sekolah, tapi sekarang yang penting dia pulih dulu dan merasa aman,” katanya.

    Peristiwa ini menambah perhatian soal dugaan perundungan di lingkungan sekolah, yang dinilai masih perlu pengawasan lebih ketat agar siswa merasa aman saat belajar. (NID)

    Komentar
    Additional JS