DPR Ingatkan Pemerintah Terapkan Merit System Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes - Republika
DPR Ingatkan Pemerintah Terapkan Merit System Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes
Rekrutmen harus benar-benar mengedepankan profesionalitas. Tidak boleh ada titipan.
Rep: Muhammad Noor Alfian Choir
ANTARA FOTO/Irfan Anshori Mobil pikap operasional di salah satu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sudah siap beroperasi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim menyoroti rencana pemerintah merekrut 30 ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Lowongan yang diumumkan Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) itu merupakan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Rivqy menyebut, proses rekrutmen untuk menjadi pegawai BUMN itu harus dilakukan secara transparan dan berbasis merit system, yakni berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil. Politikus PKB itu menekankan, dalam proses seleksi tidak boleh ada praktik titipan atau intervensi dari pihak tertentu agar tidak menimbulkan protes.
Sponsored
Karena itu, merit system harus dikedepankan. "Rekrutmen harus benar-benar mengedepankan profesionalitas. Tidak boleh ada titipan orang dalam," kata Rivqy di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Menurut dia, posisi manajer Kopdes Merah Putih sangat strategis sehingga harus diisi oleh individu yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam mengelola koperasi. Rivqy mengingatkan, tanpa pemahaman dan pengalaman yang memadai, manajer akan kesulitan menjalankan operasional koperasi secara efektif.
"Manajer Kopdes harus paham tata kelola koperasi. Kalau tidak mengerti dan tidak punya pengalaman, akan sulit menjalankan koperasi dengan baik," ucap Rivqy.
Halaman 2 / 2
Selain kompetensi dan pengalaman, Rivqy juga menyoroti ,pentingnya integritas dalam diri calon manajer. Dia menyebut, pengelolaan keuangan koperasi membutuhkan kejujuran dan tanggung jawab tinggi. "Integritas itu kunci. Kalau manajer tidak amanah dan melakukan penyelewengan, koperasi bisa bubar," katanya.
Rivqy menegaskan, Kopdes Merah Putih merupakan program baru yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, sambung dia, persiapan harus dilakukan secara matang, termasuk dalam memilih sumber daya manusia yang akan mengelolanya. "Pilih orang-orang yang tepat, yang benar-benar handal," ujarnya.
Selain itu, kata Rivqy, manajer Kopdes Merah Putih tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat desa. "Manajer harus bisa berinteraksi dan membangun kepercayaan masyarakat. Itu penting agar koperasi bisa berkembang dan memberikan manfaat nyata," jelas Rivqy.
arrow_forward_ios
Baca selengkapnya
00:00
00:15
01:18
Berita Terkait
Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Dinilai Berisiko, Ini Catatan CORE
Bisnis - 23 April 2026, 07:44
Dukung Kampung Nelayan Merah Putih, BSI Kembangkan Kampung Nelayan Warloka di NTT
Keuangan Ekonomi Syariah - 21 April 2026, 19:27
Pemerintah Buka Lowongan Kerja Jadi Manajer Koperasi Merah Putih, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Finansial - 20 April 2026, 15:35
Koperasi Merah Putih Buka Rekrutmen Calon Manajer, Zulhas Ungkap Pendaftar Tembus 200 Ribu Orang
Bisnis - 20 April 2026, 15:20
Zulhas Buka Rekrutmen 35 Ribu Lowongan untuk Koperasi Merah Putih, Status Pegawai BUMN
Bisnis - 17 April 2026, 09:28