0
News
    Home Berita Featured Kemensos Spesial

    Heboh! Anggaran Sepatu Sekolah Kemensos Capai Rp27,5 Miliar - IDN Times

    8 min read

     

    Heboh! Anggaran Sepatu Sekolah Kemensos Capai Rp27,5 Miliar

    29 Apr 2026, 11:12 WIB

    Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (IDN Times/ Fanny Rizano)

    Intinya Sih

    Timeline

    5W1H

    Gini Kak

    Sisi Positif

    • Kementerian Sosial mengalokasikan Rp27,5 miliar dari APBN 2026 untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu sekolah lokal dengan harga satuan sekitar Rp700 ribu.
    • Pengadaan dilakukan lewat metode e-purchasing sepanjang Januari–Desember 2026 tanpa rincian spesifikasi teknis sepatu yang akan dibeli.
    • Harga sepatu dalam rencana ini dinilai jauh di atas harga pasar, sementara pemerintah menargetkan peningkatan jumlah siswa Sekolah Rakyat hingga lebih dari 200 ribu pada 2028.

    Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

    Is this "Intinya Sih" helpful?

    Iklan - Scroll untuk Melanjutkan

    Jakarta, IDN Times - Di tengah efisiensi pemerintah, Kementerian Sosial (Kemensos) menganggarkan pengadaan sepatu sekolah sebesar Rp27 miliar pada 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk paket Sepatu Sekolah Perlengkapan Siswa Sekolah Rakyat dengan total 39.345 pasang sepatu.

    Berdasarkan dokumen RUP Kementerian Sosial (Kemensos) Tahun Anggaran 2026 di SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), harga sepasang sepatu dianggaran Rp700 ribu. Dengan jumlah tersebut, total pagu anggaran mencapai Rp27.541.500.000 yang bersumber dari APBN 2026.

    1. Pengadaan tahun ini

    Heboh! Anggaran Sepatu Sekolah Kemensos Capai Rp27,5 Miliar

    Menteri Sosial RI, saat mengunjungi sekolah rakyat di Lampung Saifullah Yusuf. (IDN Times/Muhaimin)

    Pengadaan ini dilakukan oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial melalui metode e-purchasing dan dijadwalkan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026. Pengadaan tersebut untuk mendukung program Sekolah Rakyat.

    Namun, dokumen tersebut tidak merinci spesifikasi teknis sepatu apa yang akan dibeli. Informasi yang tersedia hanya menyebutkan sepatu sekolah sebagai produk dalam negeri, tanpa penjelasan terkait bahan, standar kualitas, atau keunggulan tertentu.

    2. Harga sepatu lokal berkisar Rp100 sampai Rp200 ribu

    Heboh! Anggaran Sepatu Sekolah Kemensos Capai Rp27,5 Miliar

    Menteri Sosial RI, saat mengunjungi sekolah rakyat di Lampung Saifullah Yusuf. (IDN Times/Muhaimin)

    Jika dibandingkan dengan harga di pasaran, sepatu sekolah lokal untuk anak SD umumnya dijual jauh lebih rendah. Sejumlah merek lokal seperti Homyped dan Carvil berada di kisaran Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per pasang. Sementara merek lain seperti Ando bahkan menawarkan produk di kisaran Rp80 ribu hingga Rp150 ribu.

    Dengan rentang harga tersebut, rata-rata sepatu sekolah lokal berada di kisaran Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per pasang. Artinya, harga Rp700 ribu dalam rencana pengadaan ini mencapai dua hingga empat kali lipat dari harga pasar untuk produk sejenis.

    3. Target penambahan Rp30 ribu sekolah rakyat

    Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di  Kampus Lembaga Administrasi Negara (LAN) (Instagram/@sekretaria

    Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di Kampus Lembaga Administrasi Negara (LAN) (Instagram/@sekretariat.kabinet)

    Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, mengatakan, pemerintah menargetkan perluasan akses pendidikan berkualitas melalui Sekolah Rakyat terus meningkat. Setelah hampir mencapai 16 ribu siswa pada tahun lalu, jumlah peserta didik ditargetkan bertambah lebih dari 30 ribu siswa pada 2026 sehingga totalnya melampaui 45 ribu siswa.

    “Tahun depan sudah tambah lagi 60 ribu berarti sudah lebih dari 100 ribu, pada 2027 insyaallah tambah lagi lebih dari 90 ribu siswa. Sehingga pada 2028 sudah lebih 200 ribu siswa yang akan mengikuti proses belajar-mengajar di Sekolah Rakyat,” kata pria yang disapa Gus Ipul saat mengunjungi pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung, Minggu (26/4/2026).

    Komentar
    Additional JS