0
News
    Home Berita Featured Rusia Spesial

    Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Dapat Harga Khusus - Viva

    5 min read

     

    Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Dapat Harga Khusus

    Kapal tanker Rusia memasok minyak ke India.

    Kamis, 23 April 2026 - 17:08 WIB

    VIVA – Pemerintah Indonesia memperoleh komitmen pasokan minyak dari Rusia sebanyak 150 juta barel, dengan harga khusus. Komitmen itu merupakan hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Moskow pekan lalu, sebagai upaya menyiapkan langkah antisipatif menghadapi gejolak geopolitik global dengan membangun pasokan cadangan energi dalam skala besar.  

    Baca Juga

    Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo menegaskan, langkah ini bukan sekadar transaksi dagang, melainkan bagian dari strategi menghadapi potensi gejolak ekonomi akibat krisis energi global.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    "Indonesia sekarang sudah ada komitmen dari pemerintah Rusia, 150 juta barel kita bisa simpan di Indonesia untuk menghadapi masalah-masalah gejolak ekonomi," kata Hashim dalam acara Economic Briefing 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

    Baca Juga

    Menurut Hashim, kesepakatan tersebut merupakan hasil langsung dari pertemuan intensif antara Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin selama tiga jam pada Senin, 13 April 2026. Awalnya, Rusia menyetujui pengiriman cepat 100 juta barel minyak dengan harga khusus. Apabila kebutuhan meningkat, Rusia siap menambah pasokan 50 juta barel lagi.

    "Jadi dia (Prabowo) ke Moskow bukan untuk foya-foya. Dia ke Moskow ketemu Presiden Putin selama 3 jam dan dapat komitmen dari Presiden Putin," ujar Hashim.

    Baca Juga

    Langkah ini menempatkan Rusia sebagai alternatif kunci pemasok energi Indonesia di tengah krisis energi dunia yang dipicu eskalasi konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa impor crude dari Rusia ditargetkan mulai masuk ke Indonesia pada April 2026. Untuk pembelian LPG, prosesnya masih dalam tahap finalisasi, termasuk pembahasan porsi impor terhadap total kebutuhan nasional.

    Langkah diversifikasi ini, kata Bahlil, menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga keandalan pasokan energi di tengah ketidakpastian geopolitik global. "Jadi, harus ada diversifikasi. Insyaallah crude kita akan semakin membaik," ujar Bahlil. (ant)

    Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2024

    Dari BUMN atau BLU, Wamen ESDM Ungkap 2 Opsi Impor Minyak dari Rusia

    Wamen ESDM, Yuliot Tanjung memastikan, Rusia akan memasok minyak ke RI hingga 150 juta barel sesuai kesepakatan antara Presiden Prabowo Subianto & Presiden Vladimir Putin

    img_title

    VIVA.co.id

    24 April 2026

    Komentar
    Additional JS