0
News
    Home Berita Featured KAI Kecelakaan Kereta Lintas Peristiwa Spesial

    KAI Maksimalkan Evakuasi Korban Kecelakaan antara KRL dan KRD di Stasiun Bekasi Timur - Jawa Pos

    2 min read

     

    KAI Maksimalkan Evakuasi Korban Kecelakaan antara KRL dan KRD di Stasiun Bekasi Timur

    Senin, 27 April 2026 | 22.43 WIB

    CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur saat kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine. (ANTARA/tangkapan layar(

    JawaPos.com-PT Kereta Api Indonesia (KAI) memaksimalkan proses evakuasi para penumpang yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Senin malam.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan bahwa saat ini proses evakuasi telah dilakukan dan berharap operasional Daerah Operasi (DAOP) 1 kembali normal.

    “Saat ini PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto dalam keterangan resmi yang diterima, Senin malam.

    KAI Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin pukul 20.52 WIB.

    Gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertabraknya KRL dengan kode operasional PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di lokasi kejadian, yang berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut.

    KAI memastikan bahwa petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan pengamanan lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan.

    Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan. (*)

    Editor: Dinarsa Kurniawan

    Komentar
    Additional JS