0
News
    Home Berita Featured Kebakaran Lintas Peristiwa Spesial

    Kebakaran Kapal Motor di Pelabuhan Perikanan Probolinggo, Mesin dan Ruang Kemudi Hangus - Viva

    3 min read

     

    Kebakaran Kapal Motor di Pelabuhan Perikanan Probolinggo, Mesin dan Ruang Kemudi Hangus

    KM Gracias terbakar di pelabuhan Mayangan

    ProbolinggoVIVA Banyuwangi – Peristiwa kebakaran menimpa sebuah kapal ikan bernama KM Gracias di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Merah, Jalan Pelabuhan Perikanan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin 20 April 2026 sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah pada bagian mesin dan ruang kemudi kapal.

    ​Laporan kebakaran diterima petugas Damkar pada pukul 15.09 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Meski jarak tempuh hanya 2,7 km, armada sempat mengalami hambatan akibat penutupan palang pintu kereta api yang cukup lama di jalur menuju pelabuhan.

    ​Komandan Regu 1 Damkar Kota Probolinggo menjelaskan, saat petugas tiba di lokasi pada pukul 15.25 WIB, api masih berkobar di bagian dalam kapal. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan melibatkan dua regu pemadam sekaligus, karena sejumlah personel yang telah selesai jam piket memilih menunda kepulangan demi membantu penanganan.

    ​"Informasi awal yang kami himpun, kapal tersebut sedang dalam proses perbaikan mesin dengan cara dilas. Diduga kuat api muncul dari aktivitas pengelasan tersebut hingga merembet ke bagian lain," ungkap Komandan Regu 1, Sholeh Hermanto.

    ​Beruntung, kapal dalam kondisi kosong tanpa muatan sehingga api tidak cepat merambat ke bagian palka.

    ​Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiil dipastikan mencapai angka yang besar. "Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Nilai mesin yang terbakar saja sudah ratusan juta, belum lagi kerusakan di bagian ruang kemudi," tambah petugas.

    ​Api berhasil dipadamkan dan dinyatakan kondusif sepenuhnya pada pukul 18.35 WIB setelah melalui proses pendinginan.
    "Tadi sudah padam apinya, namun sekitar pukul 17.30 kami mendapat kabar bahwa terlihat asap di lokasi, sehingga kami kembali ke tempat," jelas Danru Sholeh.

    Bagian mesin kapal yang hangus

    Photo :

    • Dok. Damkar Kota Probolinggo/ VIVA Banyuwangi

    Beruntung hanya ada asap saja, tidak ada percikan sehingga tidak dilakukan pendinginan. Setelah situasi dipastikan aman dan terkendali, tim Damkar kembali ke Mako.

    Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat. Selain petugas Damkar, proses pemadaman juga dibantu oleh unsur Polairud, TNI AL, Coastguard, Pemadam PT KTI, Satpol PP, hingga para ABK kapal yang berada di lokasi.

    Menyikapi insiden ini, Kasatpol PP Kota Probolinggo mengimbau kepada masyarakat, khususnya perusahaan atau pemilik usaha yang memiliki aktivitas pekerjaan dengan risiko kebakaran tinggi, seperti pengelasan atau pembersihan area menggunakan api, untuk selalu waspada. Masyarakat diharapkan segera menghubungi pihak Damkar sebelum memulai kegiatan tersebut untuk meminta pendampingan teknis.

    "Kami menyediakan layanan pendampingan dengan menyiagakan personel dan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi kegiatan. Tujuannya adalah sebagai langkah antisipasi agar apabila terjadi situasi darurat yang tidak terkendali, tim kami sudah berada di sana untuk melakukan penanganan cepat sehingga dampak kerugian yang lebih besar dapat dicegah," tegas Kasatpol PP, Fatchur Rozi.

    Kasatpol Fatchur menjelaskan layanan pendampingan ini tidak dipungut biaya operasional alias gratis. Masyarakat hanya perlu berkoordinasi mengenai jadwal kegiatan, sementara untuk urusan logistik atau konsumsi petugas di lapangan dapat dikomunikasikan lebih lanjut secara kondisional bersama regu yang berjaga.

    Komentar
    Additional JS