0
News
    Home Berita Featured Kemdikti Pendidikan Pendidikan Tinggi Spesial

    Kemdikti Bakal Tutup Sejumlah Prodi, Simak Lagi 20 Prodi dengan Lulusan Terbanyak - detik

    3 min read

     

    Kemdikti Bakal Tutup Sejumlah Prodi, Simak Lagi 20 Prodi dengan Lulusan Terbanyak


    Jakarta -

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan menutup sejumlah program studi (prodi) yang tidak relevan dengan kebutuhan industri strategis nasional.

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan, prodi-prodi perguruan tinggi ke depannya akan disesuaikan dengan 8 bidang industri strategis nasional, yakni
    kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju dan manufaktur, energi, dan maritim.

    "Ada 8 industri strategis yang perlu digagas, perlu ditumbuhkan, kalau bisa tumbuhnya tuh di atas 12-15%," kata Badri dalam Simposium Nasional Kependudukan 2026, dikutip dari YouTube Kemendukbangga, Senin (27/4/2026).

    Badri mengharapkan pihak perguruan tinggi rela untuk untuk memilah dan memilih prodi yang perlu ditutup. Ia juga menyatakan Kemdiktisaintek mengharapkan juga mengharapkan dukungan dari konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) untuk mengimpelentasikan rencana ini.

    Ia menjelaskan, berdasarkan statistik pendidikan tinggi, salah satu bidang prodi yang dinilai kelebihan lulusan (oversupply) yakni prodi bidang kependidikan.

    "Keguruan kita meluluskan tiap tahun 490 ribu," kata Badri.

    "Sementara, kebutuhan untuk lulusan keguruan hanya 20 ribu," imbuhnya.

    Berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2024 yang dirilis pada Oktober 2025, bidang ilmu yang menghasilkan lulusan terbanyak maasih sama dari tahun sebelumnya, yakni didominasi bidang ilmu pendidikan, ekonomi, dan sosial.

    Berikut prodi dengan lulusan terbanyak di Indonesia pada tahun ajaran 2023/2024:

    1. Pendidikan profesi guru: 162.521 mahasiswa
    2. Manajemen: 151.679 mahasiswa
    3. Akuntansi: 68.015 mahasiswa
    4. Pendidikan guru sekolah dasar: 61.756 mahasiswa
    5. Ilmu hukum: 54.887 mahasiswa
    6. Pendidikan agama Islam: 52.798 mahasiswa
    7. Kebidanan: 36.899 mahasiswa
    8. Teknik informatika: 35.919 mahasiswa
    9. Ilmu komunikasi: 33.704 mahasiswa
    10. Keperawatan: 32.475 mahasiswa
    11. Farmasi: 29.183 mahasiswa
    12. Teknik sipil: 27.304 mahasiswa
    13. Sistem informasi: 25.866 mahasiswa
    14. Ilmu keperawatan: 24.937 mahasiswa
    15. Pendidikan profesi bidan: 21.467 mahasiswa
    16. Psikologi: 19.958 mahasiswa
    17. Hukum: 18.825 mahasiswa
    18. Pendidikan bahasa Inggris: 18.139 mahasiswa
    19. Profesi ners: 16.128 mahasiswa
    20. Ekonomi syariah: 15.077 mahasiswa.

    (twu/nwk)

    Komentar
    Additional JS