Kemdikti Bakal Tutup Sejumlah Prodi, Simak Lagi 20 Prodi dengan Lulusan Terbanyak - detik
Kemdikti Bakal Tutup Sejumlah Prodi, Simak Lagi 20 Prodi dengan Lulusan Terbanyak
Jakarta -
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan menutup sejumlah program studi (prodi) yang tidak relevan dengan kebutuhan industri strategis nasional.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan, prodi-prodi perguruan tinggi ke depannya akan disesuaikan dengan 8 bidang industri strategis nasional, yakni
kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hilirisasi, pertahanan, material maju dan manufaktur, energi, dan maritim.
"Ada 8 industri strategis yang perlu digagas, perlu ditumbuhkan, kalau bisa tumbuhnya tuh di atas 12-15%," kata Badri dalam Simposium Nasional Kependudukan 2026, dikutip dari YouTube Kemendukbangga, Senin (27/4/2026).
Badri mengharapkan pihak perguruan tinggi rela untuk untuk memilah dan memilih prodi yang perlu ditutup. Ia juga menyatakan Kemdiktisaintek mengharapkan juga mengharapkan dukungan dari konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) untuk mengimpelentasikan rencana ini.
Ia menjelaskan, berdasarkan statistik pendidikan tinggi, salah satu bidang prodi yang dinilai kelebihan lulusan (oversupply) yakni prodi bidang kependidikan.
"Keguruan kita meluluskan tiap tahun 490 ribu," kata Badri.
"Sementara, kebutuhan untuk lulusan keguruan hanya 20 ribu," imbuhnya.
Berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2024 yang dirilis pada Oktober 2025, bidang ilmu yang menghasilkan lulusan terbanyak maasih sama dari tahun sebelumnya, yakni didominasi bidang ilmu pendidikan, ekonomi, dan sosial.
Berikut prodi dengan lulusan terbanyak di Indonesia pada tahun ajaran 2023/2024:
- Pendidikan profesi guru: 162.521 mahasiswa
- Manajemen: 151.679 mahasiswa
- Akuntansi: 68.015 mahasiswa
- Pendidikan guru sekolah dasar: 61.756 mahasiswa
- Ilmu hukum: 54.887 mahasiswa
- Pendidikan agama Islam: 52.798 mahasiswa
- Kebidanan: 36.899 mahasiswa
- Teknik informatika: 35.919 mahasiswa
- Ilmu komunikasi: 33.704 mahasiswa
- Keperawatan: 32.475 mahasiswa
- Farmasi: 29.183 mahasiswa
- Teknik sipil: 27.304 mahasiswa
- Sistem informasi: 25.866 mahasiswa
- Ilmu keperawatan: 24.937 mahasiswa
- Pendidikan profesi bidan: 21.467 mahasiswa
- Psikologi: 19.958 mahasiswa
- Hukum: 18.825 mahasiswa
- Pendidikan bahasa Inggris: 18.139 mahasiswa
- Profesi ners: 16.128 mahasiswa
- Ekonomi syariah: 15.077 mahasiswa.
(twu/nwk)