Kisah Pilu Buruh Angkut di Palembang: Tabungan Emas Rp 604 Juta Raib Ditipu Oknum Guru - Kompas
Kisah Pilu Buruh Angkut di Palembang: Tabungan Emas Rp 604 Juta Raib Ditipu Oknum Guru
PALEMBANG, KOMPAS.com - Tabungan emas sebanyak 40 suku yang dikumpulkan oleh Agus Pramono (50) sejak tahun 2021 habis tanpa sisa setelah ia menjadi korban penipuan oleh FY, oknum guru SMK di Palembang, Sumatera Selatan.
Agus yang bekerja sebagai buruh angkut ini semula dihubungi oleh FY pada Minggu (15/3/2026) untuk meminjam uang Rp 650 juta.
Uang itu, menurut FY, akan digunakan sebagai modal penukaran pecahan uang untuk kebutuhan Lebaran.
"Saya bilang enggak ada uang sebesar itu. Salahnya saya bilang adanya emas sebagai tabungan," kata Agus, Senin (6/4/2026).
Keterbatasan Fisik Tak Menyurutkan Langkah Mbah Sarjo untuk Berhaji
Baca juga: Cerita Pilu Korban Dugaan Penipuan WO di Surabaya, Rencana Nikah Juni Berujung Rugi
Mendengar ucapan dari korban, FY terus mendesak Agus agar menjual emas tersebut sebagai modal.
Ia pun dijanjikan akan mendapatkan keuntungan mencapai Rp 180 juta dari hasil penukaran uang.
"Katanya Rp 180 juta itu akan dibagikan, karena kenal saya akhirnya percaya dan menjualkan emas tabungan saya," ujarnya.
Baca juga: Akses ke Lantai 4 Kos Benhil Jakpus Tempat 2 ART Terjun Penuh Kerangkeng yang Digembok
Seluruh emas perhiasan 40 suku itu kemudian dijualkan oleh korban ke toko emas 8 Ilir dengan harga Rp 604 juta.
Uang itu kemudian ditransfer ke rekening FY.
"Saya transfer semuanya. Katanya akan dikembalikan selama dua hari," ungkap Agus.
Namun, sejak uang itu dikirimkan ke pelaku, FY tak kunjung mengembalikan uangnya.
Baca juga: Anggota DPR Minta Debt Collector yang Order Fiktif Ambulans-Damkar Diproses Hukum
Hasil kerja buruh angkut
Janji itu pun tak ditepati oleh pelaku sampai akhirnya Agus mendapatkan kabar bahwa banyak korban yang telah ditipu oleh FY.
"Emas ini tabungan saya selama kerja jadi buruh angkut di pasar. Sedikit demi sedikit dikumpulkan untuk anak biar tidak seperti saya. Tapi semuanya sekarang sudah habis ditipunya," kata Agus.
Sementara itu, Conie Pania Putri, kuasa hukum para korban dari LBH Bima Sakti mengatakan, ada sekitar 50 orang yang menjadi korban penipuan FY.
Baca juga: Armuji Dampingi Korban Penipuan Datangi Rumah Pemilik WO di Mojokerto
Tiga korban pun telah membuat laporan di Polda Sumatera Selatan.
China Mau Saingi Starlink Elon Musk, Bakal Luncurkan 200.000 Satelit