0
News
    Home Berita Featured KA Argo Bromo Anggrek Kecelakaan Kereta KRL Lintas Peristiwa Spesial

    Kronologi Kecelakaan 3 Kereta dan 1 Taksi di Stasiun Bekasi Timur - Beritasatu

    3 min read

     

    Kronologi Kecelakaan 3 Kereta dan 1 Taksi di Stasiun Bekasi Timur

    Kecelakaan kereta api diduga melibatkan KA Argo Bromo Anggrek 4 relasi Gambir-Surabaya dengan kereta rel listrik (KRL) terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin 27 April 2026. (Istimewa)

    Bekasi, Beritasatu.com - Kronologi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan tiga kereta api dan satu mobil taksi mulai terungkap. Insiden ini diduga bermula dari tabrakan antara kereta commuter line (KRL) dan sebuah taksi listrik pada jam sibuk, Senin (27/4/2026) malam.

    ADVERTISEMENT

    Berdasarkan informasi dari siaran langsung di media sosial, kejadian pertama terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat sebuah taksi listrik tertabrak KRL di jalur rel.

    "Jadi awalnya, ada taksi listrik tertabrak kereta commuter line. Kejadiannya itu sekitar pukul 21.00 WIB, di saat masyarakat baru balik kerja dan masih jam sibuk," ujar seorang perempuan dalam siaran langsung di akun TikTok @faaah, Senin (27/4/2026).

    ADVERTISEMENT

    Setelah insiden awal tersebut, situasi di lokasi diduga memicu kecelakaan lanjutan. Sebuah KRL yang berada di jalur berbeda disebut baru saja berhenti di stasiun, sebelum kemudian ditabrak dari belakang oleh kereta lain yang melintas.

    "Nah, commuter line yang tertabrak kereta Jawa ini baru saja tiba. Enggak lama datang kereta Jawa dari Jakarta langsung menabrak bagian belakang commuter line," ucapnya.

    Kereta yang disebut sebagai “kereta Jawa” tersebut diduga merupakan KA Argo Bromo. Meski terjadi tabrakan, masinis dan penumpang kereta tersebut dilaporkan selamat.

    "Untuk masinis kereta jawanya selamat, termasuk penumpangnya," lanjutnya.

    Dalam rekaman video, terlihat petugas berseragam oranye berupaya mempercepat evakuasi dengan membuka pintu otomatis stasiun secara manual. Penumpang diminta segera keluar demi keselamatan.

    "Mohon dimengerti agar semua orang-orang di stasiun untuk segera keluar, kami ingin bergerak cepat untuk segera mengeluarkan orang-orang yang diduga terdapat korban," ujar petugas melalui pengeras suara.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun penyebab pasti kecelakaan. Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan investigasi di lokasi kejadian.

    Simak berita dan artikel lainnya di Google News

    Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

    Komentar
    Additional JS