0
News
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Ledakan Lapangan Padel, Warga: Kami Langsung Berlarian - Beritasatu

    3 min read

     

    Ledakan Lapangan Padel, Warga: Kami Langsung Berlarian


    Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas LPG 12 kilogram terjadi di kantin lapangan padel di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor., Kamis,9 April 2026. (Beritasatu.com/Saepul Jaenudin)

    Cibinong, Beritasatu.com - Suasana pagi yang biasanya tenang mendadak berubah tegang setelah ledakan terdengar keras berasal dari lapangan padel di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/4/2026) sekitar pukul 05.16 WIB. Warga berhamburan mendatangi seketika mendegar suara ledakan, sementara polisi masih mengusut sumber pasti dentuman yang diduga berasal dari area kafe.

    Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra menyampaikan, lokasi ledakan diduga berasal dari sebuah ruangan kafe yang berada di dalam area lapangan padel.

    “Dari hasil pengecekan di lokasi, ledakan terjadi sekitar pukul 05.16 WIB dan sumbernya mengarah dari ruangan kafe di dalam area tersebut,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

    Meski muncul dugaan keterkaitan dengan tabung gas, kepolisian belum mengambil kesimpulan. Hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik masih ditunggu untuk memastikan penyebab utama ledakan.

    “Masih kemungkinan, tetapi kami belum bisa memastikan sebelum hasil dari Puslabfor keluar,” tambahnya.

    Sejauh ini, tiga orang saksi telah dimintai keterangan, dan jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah seiring pendalaman kasus.

    Di lapangan, aktivitas mulai berangsur pulih. Sejumlah pekerja terlihat memperbaiki pagar yang rusak, sementara program makan bergizi gratis tetap berjalan meski kegiatan sekolah diliburkan sementara.

    Namun, kesaksian warga menjadi gambaran nyata kepanikan yang terjadi sesaat setelah ledakan. Hendrik, petugas keamanan SDN Ciangsana 03, mengaku suara dentuman terdengar sangat keras hingga memancing perhatian warga sekitar.

    “Ledakannya kencang sekali, orang-orang langsung berlarian,” kata Hendrik.

    Ia menyebut, situasi sempat sulit dikendalikan karena banyak warga ingin mendekat. Untuk mengantisipasi kerumunan, ia mengambil langkah cepat dengan menutup akses masuk sekolah.

    “Saya tahan gerbang supaya tidak semua orang masuk. Soalnya setelah bunyi itu, warga langsung ramai,” ujarnya.

    Menurut Hendrik, suasana setelah kejadian dipenuhi rasa penasaran sekaligus kepanikan. Warga berkerumun mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di lokasi.

    Hingga kini, garis polisi masih terpasang di sekitar area ledakan. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan yang tengah berjalan.


    Komentar
    Additional JS