0
News
    Home Berita Darah Tinggi Featured Kesehatan Spesial

    Makin Banyak Anak Muda Sakit Darah Tinggi, Efeknya Bisa Bikin Jantung Kolaps - detik

    3 min read

      

    Makin Banyak Anak Muda Sakit Darah Tinggi, Efeknya Bisa Bikin Jantung Kolaps


    Jakarta -

    Sebagian anak muda mungkin masih merasa kuat dan percaya bisa terhindar dari berbagai penyakit. Ternyata, sebuah penelitian baru menunjukkan sebuah kondisi bisa membuat anak muda lebih berisiko terkena penyakit jantung hingga ginjal.

    Berdasarkan temuan tersebut, para ahli menekankan orang dewasa muda yang usianya masih di bawah 40 tahun dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa lebih berisiko. Menurut ahli kardiologi intervensi, Dr Cheng-Han Chen, MD, tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit serius.

    "Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko signifikan yang diketahui untuk penyakit jantung dan penyakit ginjal," ujar Dr Chen, dikutip dari Healthline.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    "Oleh karena itu, tidak mengherankan meskipun masih mengkhawatirkan, bahwa periode panjang tekanan darah tinggi di masa dewasa muda akan menyebabkan kejadian kardiovaskular dan ginjal dini di usia paruh baya," lanjutnya.

    Data dari American Heart Association menyebutkan hampir setengah orang dewasa di Amerika Serikat hidup dengan hipertensi. Kondisi ini juga menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular dan kematian dini secara global.

    Ahli kardiologi Karishma Patwa menilai hipertensi pada anak muda sering diabaikan.

    "Seringkali kita mengabaikan tekanan darah tinggi pada orang dewasa muda, berpikir bahwa kita hanya akan memantaunya," ucap Patwa.

    "Data baru ini memperkuat bahwa skrining dan manajemen harus dimulai jauh lebih awal daripada usia paruh baya," tambahnya.

    Hasil dari Penelitian

    Penelitian ini melibatkan 291.887 orang dewasa dari basis data Layanan Asuransi Kesehatan Nasional Korea. Seluruh peserta berusia 30 tahun di awal studi dan dipantau hingga usia 40 tahun, tanpa riwayat penyakit jantung atau ginjal sebelumnya.

    Hasilnya, mereka yang memiliki tekanan darah tinggi secara konsisten selama usia 30-40 tahun memiliki risiko lebih tinggi karena penyakit jantung dan ginjal setelah usia 40 tahun.

    Bahkan, kenaikan tekanan darah sistolik sekitar 10 mmHg selama 10 tahun meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 27 persen dan penyakit ginjal 22 persen. Sementara itu, tekanan darah diastolik yang lebih tinggi sekitar 5 mmHg selama periode yang sama meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 20 persen dan penyakit ginjal 16 persen.

    (sao/kna)

    Komentar
    Additional JS