0
News
    Home Berita Featured Lebaran Mudik Polri Spesial

    Mudik Lebaran 2026 Dinilai Sukses, Mayoritas Publik Apresiasi Rekayasa Lalin dan Peran Polri - Bhinneka Nusantara

    3 min read

     

    Mudik Lebaran 2026 Dinilai Sukses, Mayoritas Publik Apresiasi Rekayasa Lalin dan Peran Polri


    Jakarta – Penyelenggaraan arus mudik Lebaran 2026 mendapat penilaian positif dari masyarakat. Lembaga Survei KedaiKOPI mencatat sebanyak 88,8 persen responden merasa puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan pemerintah, dengan nilai rata-rata kepuasan mencapai 7,18 dari skala 10.

    Hasil survei tersebut dipaparkan oleh Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, dalam laporan tahunan terkait evaluasi pelaksanaan mudik, Senin (6/4/2026). Survei dilakukan pada periode 23–30 Maret 2026 terhadap 1.101 responden yang merupakan pemudik Lebaran tahun ini.

    “Dari skala 1 sampai 10, kita mendapatkan nilai sebesar 7,18. Maka dapat dikategorikan bahwa masyarakat cukup puas terhadap layanan dan manajemen mudik yang telah dilakukan pemerintah,” ujar Ashma.

    Kepuasan publik diukur dari dua aspek utama, yakni layanan transportasi serta infrastruktur dan kebijakan selama periode mudik. Pada sektor transportasi, kenyamanan armada menjadi faktor yang paling diapresiasi oleh pengguna, baik pada moda bus, kereta api, maupun layanan travel resmi.

    Meski demikian, sejumlah catatan masih muncul. Pada transportasi darat, pengguna bus menyoroti kenyamanan terminal yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, penumpang kereta api mengeluhkan keterbatasan kuota tiket yang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Adapun pengguna travel resmi mengeluhkan fasilitas ruang tunggu di pool keberangkatan. Di sektor transportasi laut, antrean masuk kapal dinilai cukup baik, namun sistem pembelian tiket di pelabuhan masih menjadi perhatian.

    Untuk transportasi udara, tingkat kepuasan tertinggi terdapat pada kenyamanan kabin pesawat. Namun, ketersediaan tiket tetap menjadi tantangan meski mengalami sedikit peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

    Dari sisi infrastruktur, jalan tol kembali mencatat tingkat kepuasan tertinggi, dengan angka berada di kisaran 91 hingga 92 persen. Aspek keamanan dan penerangan jalan tol bahkan mengalami lonjakan signifikan, menunjukkan adanya perbaikan nyata dibanding tahun sebelumnya.

    Sebaliknya, jalan non-tol masih menjadi sorotan, khususnya terkait kondisi jalan di wilayah kabupaten dan kota yang mengalami penurunan tingkat kepuasan.

    Kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow juga mendapat respons positif, dengan 80,8 persen responden menyatakan puas. Selain itu, layanan posko kesehatan juga diapresiasi oleh 82 persen pemudik.

    Namun demikian, fasilitas rest area masih menyisakan pekerjaan rumah, terutama terkait kebersihan toilet yang mengalami penurunan tingkat kepuasan. Selain itu, tingkat kepatuhan pengguna jalan juga menjadi aspek dengan nilai kepuasan terendah.

    Survei ini juga menyoroti kinerja aparat kepolisian selama arus mudik. Hasilnya, sebanyak 84,1 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Polri secara keseluruhan, dengan nilai rata-rata 7,81.

    Secara rinci, 80,6 persen responden puas terhadap kinerja polisi lalu lintas dalam menjaga kelancaran arus mudik, dan 81,7 persen puas terhadap peran mereka dalam menjaga keamanan perjalanan.

    Sementara itu, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan rumah yang ditinggal mudik tercatat sebesar 79,4 persen.

    Meski mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya, angka kepuasan ini menunjukkan bahwa peran Polri tetap menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran dan keamanan mudik nasional.

    Selain itu, salah satu kebijakan yang paling diapresiasi masyarakat adalah pemisahan akses pelabuhan berdasarkan jenis kendaraan di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk. Kebijakan ini mendapatkan dukungan dari 91,5 persen responden.

    Secara keseluruhan, hasil survei ini menegaskan bahwa penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berjalan relatif sukses. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai mampu menjaga kelancaran arus serta meningkatkan rasa aman selama perjalanan mudik. (*)


    Komentar
    Additional JS