0
News
    Home Berita Featured KA Argo Bromo Anggrek Kecelakaan Kereta KRL Lintas Peristiwa Spesial

    Sepanjang Malam Tubuh Mia Citra Bertahan, di Gerbong KRL Ringsek Terhantam KA Argo Bromo - Liputan6

    5 min read

     

    Sepanjang Malam Tubuh Mia Citra Bertahan, di Gerbong KRL Ringsek Terhantam KA Argo Bromo

    Jenazah Mia Citra saat hendak dibawa dari RSUD Bekasi. Mia Citra menjadi orang terakhir yang dinyatakan meninggal dunia dari inside tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. (Istimewa)

    Mia Citra meninggal dunia setelah mengalami luka dalam akibat kecelakaan kereta di Bekasi, usai sempat menjalani operasi dan dirawat di ICU.

    Liputan6.com, Jakarta - Lebih dari sembilan jam tubuh Mia Citra bertahan di gerbong KRL yang ringsek terhantam KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (29/4/2026). Perempuan berusia 25 tahun ini menjadi penumpang terakhir yang dievakuasi tim SAR gabungan.

    Seperti biasa, selepas bekerja, Mia Citra pulang menuju Tambung Selatan menggunakan KRL commuter line lintas Cikarang. Insiden kecelakaan kereta menjadikan perjalanan Mia malam itu menjadi perjalanan terakhirnya.

    Mia menghembuskan napas terakhirnya dengan keadaan luka dalam pada Rabu (29/4) pagi

    "Ya Kejadian terakhir itu almarhum itu pulang kerja. Naik kereta biasa KRL. Terus mengalami kecelakaan," ungkap paman Mia, Martono saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Rabu (29/4) siang.

    Martono bercerita, tubuh keponakannya itu berada di dalam gerbong yang ringsek hingga Matahari terbit. Mia menjadi korban terakhir yang berhasil dievakuasi dari dalam gerbong.

    "Baru dievakuasi yang korban terakhir, jam 6 pagi kurang lebih, dari stasiun Bekasi Timur dibawa ke rumah sakit sini," sambungnya.

    Setelah berhasil dikeluarkan dari gerbong, Mia dibawa ke RSUD Kota Bekasi. Mia tidak sadarkan diri. Tak Ada luka fisik yang tampak mata. Namun, Mia mengalami luka dalam yang cukup serius. Dari gerbong yang hancur, tubuh Mia beralih ke meja operasi.

    "Kalau luka secara fisik itu, ya di kaki saja. Lukanya enggak kelihatan, luka dalem," tambahnya.

    Hembuskan Nafas Terakhir, Dimakamkan di Kampung Halaman

    Ditabrak Argo Bromo Anggrek, Gerbong Khusus Wanita KRL Commuter Hancur

    Para pekerja dan petugas penyelamat memeriksa kondisi salah satu gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang mengalami kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 28 April 2026. (AP Photo/Tatan Syuflana)

    Operasi selesai. Namun, kondisi Mia tak kunjung membaik. Bahkan cenderung menurun. Setelah berjuang di ICU, Mia menghembuskan napas terakhir pukul 09.00 WIB di RSUD Bekasi.

    "Jadi kemarin sempet operasi, terus semalam kondisinya ngedrop masuk ICU. Tadi jam 9 lewat dinyatakan meninggal. Ada pembuluh darah yang nggak normal, jadi pecah, gitu," terang Martono.

    Ika, istri Martono tak menyangka keponakannya berpulang. Awalnya, Ika hanya dikabarkan kalau keponakannya sedang drop. Sehingga dia diminta datang ke rumah sakit.

    "Saya dikabari, dari rumah sih jam setengah sembilan ke sini tuh dibilang drop gitu. Cuma pas saya sampai sini sudah seperti ini keadaannya (meninggal)," tutur Ika.

    Jenazah Mia kini sudah meninggalkan RSUD Kota Bekasi. Dia diantar ke Tambun Selatan terlebih dahulu untuk disalatkan, untuk kemudian dibawa pulang dan beristirahat untuk selamanya di kampung halamannya di Ngawi, Jawa Timur.

    Infografis Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi.

    Infografis Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi. (Liputan6.com/Abdillah)
    Komentar
    Additional JS