0
News
    Home Berita Featured KA Argo Bromo Anggrek Kecelakaan Kereta KRL Lintas Peristiwa Spesial

    Sepuluh jenazah korban kecelakaan kereta api di Bekasi Teridentifikasi - ANTARA News

    4 min read

     

    Sepuluh jenazah korban kecelakaan kereta api di Bekasi teridentifikasi

    Kepala RS Polri Kramat Jati, Prima Heru Yulihartono memberikan keterangan pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza/am.

    Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur mengidentifikasi sepuluh kantong jenazah korban kecelakaan kereta rangkaian listrik (KRL) CommuterLine dan Kereta Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

    "Pada pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban, dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi" kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru Yulihartono saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.

    Identifikasi dilakukan bersama dengan tim posko identifikasi korban (Disaster Victim Identification/DVI), Biro Kedokteran Polisi (Birodokpol), Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, FKG UI, dan jajaran lainnya.

    "Kami bersama telah menyelesaikan seluruh pemeriksaan terhadap 10 kantong jenazah yang dikirim penyidik dari tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Prima.

    Sementara itu, Karodokpol Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy Purnama Wirawan, menyampaikan hasil identifikasi hingga Selasa sore ini berdasarkan data primer.

    "Teridentifikasi melalui data primer yaitu sidik jari dan data sekunder yaitu tanda medis dan properti atau benda kepemilikan," kata Nyoman.

    Berikut daftar 10 korban yang telah teridentifikasi:

    1. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/001 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan sekunder (medis dan properti), cocok dengan nomor AM 002 sebagai Tutik Anitasari, perempuan, umur 31 tahun, alamat Cikarang Barat Bekasi

    2. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/002 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis) dengan nomor AM 007 sebagai Harum Anjasari, perempuan, umur 27 tahun, alamat Cipayung Jakarta Timur

    3. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/003 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 006 sebagai Nur Alimantun Citra Lestari, perempuan, umur 19 tahun, alamat Pasar Jambi

    4. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/004 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 009 sebagai Farida Utami, 50 tahun, alamat Cibitung Bekasi

    5. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/005 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 003 sebagai Vica Acnia Pratiwi, perempuan, umur 23 tahun, alamat Cikarang Barat

    6. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/006 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 004 sebagai Ida Nuraida, perempuan, umur 48 tahun, alamat Cibitung Bekasi

    7. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/007 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (medis), cocok dengan nomor AM 010 sebagai Gita Septia Wardany, umur 20 tahun, alamat Cibitung, Bekasi

    8. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/008 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (medis), cocok dengan nomor AM 005 sebagai Fatmawati Rahmayani, perempuan, umur 29 tahun, alamat Bekasi Selatan, Kota Bekasi

    9. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/009 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 001 sebagai Arinjani Novita Sari, perempuan, umur 25 tahun, alamat Tambun Selatan Bekasi

    10. Kantong jenazah dengan nomor DVI I/B.TIM/010 teridentifikasi melalui data primer (sidik jari) dan data sekunder (properti dan medis), cocok dengan nomor AM 008 sebagai Nur Ainia Eka Rahmadhyna, perempuan, umur 32 tahun, alamat Tambun Selatan Bekasi.

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya mencatat total korban tewas dalam kecelakaan tersebut mencapai 15 orang. Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Martinus Ginting mengatakan, 10 jenazah saat ini berada di RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

    Sementara lima jenazah lainnya tersebar di sejumlah rumah sakit, yakni tiga di RSUD Bekasi, satu di RS Bella, dan satu di RS Mitra.

    Komentar
    Additional JS