Trump Peringatkan China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran - SindoNews
Trump Peringatkan China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran
Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Minggu, 12 April 2026 - 06:46 WIB
Presiden AS Donald Trump memperingatkan China akan menghadapi masalah besar jika mengirim senjata ke Iran. Foto/White House
ISLAMABAD - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan China akan konsekuensi serius jika terbukti memasok senjata ke Republik Islam Iran. Pemimpin Amerika itu juga kembali menegaskan retorika kemenangannya melawan Iran, mengeklaim Amerika telah melumpuhkan kemampuan militer Teheran.
Menanggapi laporan intelijen Amerika bahwa China bermaksud memasok senjata ke Iran, Trump mengatakan: "Jika China melakukan itu, China akan menghadapi masalah besar."
Baca Juga: Intelijen AS Tuding China Akan Kirim Senjata ke Iran
Trump kemudian menjabarkan alasan Amerika telah menang perang atas negara Islam tersebut. "Mereka tidak memiliki Angkatan Laut, radar, atau Angkatan Udara. Para pemimpin mereka semuanya telah meninggal...Selama bertahun-tahun dia [Ayatollah Ali Khamenei] memerintah; dia telah tiada. Dengan semua itu, mari kita lihat apa yang terjadi—tetapi dari sudut pandang saya, saya tidak peduli," papar Trump.
Mengenai perundingan damai AS-Iran di Islamabad yang sedang diselesaikan oleh tim yang dipimpin oleh wakil Trump, JD Vance, bersama dengan delegasi Iran, Trump mengatakan, "Mereka telah bertemu selama berjam-jam...Kita akan lihat apa yang terjadi. Terlepas dari itu, kita menang...Mungkin mereka membuat kesepakatan; mungkin tidak. Itu tidak masalah. Dari sudut pandang Amerika, kita menang...Kapal-kapal berlayar dan menuju ke negara kita. Kita sedang memuat tanker-tanker besar dengan minyak dan gas..."
Menanggapi pertanyaan Asian News International (ANI), Minggu (12/4/2026), tentang apakah AS akan melepaskan aset Iran yang dibekukan, orang nomor satu Amerika itu mengatakan, "Kita akan lihat apa yang terjadi. Kita sedang dalam negosiasi mendalam dengan Iran, kita menang apa pun yang terjadi."
"Kita telah mengalahkan mereka secara militer...Kita sedang menyapu Selat [Hormuz]...Apakah kita membuat kesepakatan atau tidak, itu tidak ada bedanya bagi saya—dan alasannya adalah karena kita telah menang...Kita tidak dibantu oleh NATO...," imbuh Trump.
Sementara itu, Amerika Serikat dan Iran telah memulai pembicaraan setelah lebih dari sebulan agresi militer skala penuh, dengan Pakistan memediasi upaya untuk meredakan krisis yang telah menyebabkan Teheran menutup Selat Hormuz, mengganggu perdagangan global.
Kedua pihak memulai negosiasi langsung di Islamabad pada hari Sabtu, beberapa hari setelah mengumumkan gencatan senjata dua minggu yang rapuh, menandai pertemuan tatap muka yang jarang terjadi.
Delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, bersama dengan utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner. Pihak Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis

Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi