Usai Tabrakan dengan KRL, 240 Penumpang KA Argo Bromo Dievakuasi - Liputan6
Usai Tabrakan dengan KRL, 240 Penumpang KA Argo Bromo Dievakuasi
KAI mengevakuasi seluruh penumpang KA 4 Argo Bromo Anggrek tujuan Stasiun Gambir
Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengevakuasi seluruh penumpang KA 4 Argo Bromo Anggrek tujuan Stasiun Gambir. Menyusul dampak tabrakan KA Jarak Jauh tersebut dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan pihaknya menyediakan bus untuk mengangkut penumpang KA 4 Argo Bromo Anggrek.
"Untuk pelanggan KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir, KAI menyiapkan layanan bus guna melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gambir sebagai bagian dari pelayanan lanjutan," ungkap Anne dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
KAI juga melakukan pola operasi khusus menyikapi kondisi tersebut. Saat ini pihak KAI dan tim gabungan tengah berupaya melakukan evakuasi.
"Seiring dengan penanganan di lokasi, KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL menyesuaikan kondisi jalur, agar layanan kepada pelanggan tetap dapat berjalan secara bertahap," kata Anne.
Informasi, KA 4 Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Adapun, 240 penumpang KA Jarak Jauh itu telah dievakuasi dengan kondisi selamat.
"Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat," ujarnya.
Listrik Aliran Atas Dimatikan Sementara
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567700/original/039667800_1777308760-IMG_4031.jpeg)
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengambil langkah penanganan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
Listrik Aliran Atas (LAA) pada lintas Stasiun Cibitung hingga Bekasi Timur dinonaktifkan sementara. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan hal itu sebagai bagian dari keamanan operasional.
"Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan," kata Franoto dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
Investigasi Penyebab Kecelakaan
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567642/original/083740200_1777300401-WhatsApp_Image_2026-04-27_at_21.29.47.jpeg)
Diketahui, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak KRL tujuan Cikarang di Stasiun Bekasi Timur. Satu kereta khusus penumpang wanita nampak ringsek dihantam lokomotif KA Jarak Jauh tersebut.
Franoto menyebut, pihaknya masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
"Adapun penyebab kejadian serta jumlah perjalanan KA yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut. Informasi akan terus diperbarui secara berkala," tutur Franoto.