0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Global Sumud Flotilla Kasus Spesial WNI

    9 WNI Relawan Kemanusiaan Mengaku Disiksa Saat Ditahan Israel, Ada yang Dipukul hingga Disetrum - Pewarta

    7 min read

     

    9 WNI Relawan Kemanusiaan Mengaku Disiksa Saat Ditahan Israel, Ada yang Dipukul hingga Disetrum

    Redaksi Pewarta.co.id

    Perkecil teks Perbesar teks


    9 WNI Relawan Kemanusiaan Mengaku Disiksa Saat Ditahan Israel, Ada yang Dipukul hingga Disetrum

    PEWARTA.CO.ID — Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 dilaporkan mengalami kekerasan fisik saat ditahan militer Israel usai insiden di perairan internasional wilayah Mediterania Timur.

    Kabar tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul, Darianto Harsono, setelah menyambut kedatangan para relawan di Istanbul, Turki.

    Advertisement
    Advertisement
    Advertisement
    Advertisement

    Dalam video yang diunggah Menteri Luar Negeri RI Sugiono pada Kamis (21/5/2026), Darianto memastikan seluruh WNI dalam keadaan selamat dan sehat setelah melalui penahanan selama beberapa hari.

    "Kami Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul. Alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF, telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat," ujar Darianto.

    WNI alami kekerasan fisik saat ditahan

    Meski kini telah berada di Istanbul, para relawan disebut sempat menerima perlakuan kasar selama ditahan pihak militer Israel.

    Darianto mengungkapkan beberapa WNI mengalami tindakan kekerasan fisik, mulai dari tendangan, pukulan, hingga sengatan listrik selama masa penahanan berlangsung.

    "Walaupun mereka selama tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik; ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum," ungkapnya.

    Peristiwa tersebut terjadi setelah sembilan WNI yang mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ditangkap militer Israel di wilayah perairan Siprus pada 19 hingga 20 Mei 2026.

    Pemerintah upayakan pemulangan ke Indonesia

    Pemerintah Indonesia melalui KJRI Istanbul kini terus mengawal proses kepulangan seluruh WNI agar dapat segera kembali ke Tanah Air.

    Advertisement
    Advertisement
    Advertisement
    Advertisement

    Darianto menyatakan pihaknya sedang mengupayakan proses pemulangan secepat mungkin setelah para relawan tiba di Turki.

    "Nanti kami akan mengupayakan kepulangan saudara-saudara kita ke Tanah Air dalam kesempatan pertama," pungkasnya.

    Pemerintah Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan memastikan seluruh WNI yang terlibat dalam misi tersebut dapat pulang dengan aman.

    ***
    Subscribe Channel YouTube Pewarta Network untuk mendapatkan konten video seputar informasi dan hiburan terbaru.

    ***
    Update juga berita Indonesia terkini viral 2026 dari media online nasional Pewarta.co.id melalui platform GOOGLE NEWS.

    Redaksi Pewarta.co.id

    Redaksi Pewarta.co.id

    Portal berita Indonesia terkini 2026, viral terbaru dan terpopuler hari ini disajikan secara update. Bagian dari ekosistem media online Pewarta Network.

    Advertisement
    Advertisement
    Advertisement
    Komentar
    Additional JS