0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Lomba Cerdas Cermat MPR Pendidikan Spesial

    Babak Final LCC Kalbar Batal Diulang, MPR Melihat Nilai Empat Pilar Pada SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas -

    20 min read

     

    Babak Final LCC Kalbar Batal Diulang, MPR Melihat Nilai Empat Pilar Pada SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas

    Kontroversi terkait perbedaan penilaian dewan juri pada babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang digelar MPR di Kalimantan Barat berakhir manis.

    • Reporter :

      Tim tvonenews.com

    • Editor :

    Selasa, 19 Mei 2026 - 06:39 WIB

    Para peserta ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat

    Sumber :

    • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

    tvOnenews.com - Kontroversi terkait perbedaan penilaian dewan juri pada babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang digelar MPR di Kalimantan Barat berakhir manis.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    MPR RI selaku penyelenggara telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan acara, termasuk mekanisme teknis serta keterlibatan dewan juri, sebagai bentuk tindak lanjut atas berbagai masukan dari masyarakat.

    Sebelumnya, MPR sempat mengumumkan rencana untuk menggelar ulang babak final LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

    Akan tetapi, dua peserta finalis yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas secara tegas menyatakan menolak pelaksanaan lomba ulang dan memilih menerima hasil kompetisi sebelumnya.

    MPR melakukan Konferensi Pers terkait evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

    MPR melakukan Konferensi Pers terkait evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

    Sumber :

    • ANTARA

    Baca Juga

    Atas sikap kedua sekolah tersebut, Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto memastikan bahwa perlombaan ulang tidak jadi dilaksanakan.

    MPR pun telah menerima pernyataan resmi dari kedua sekolah terkait keputusan tersebut.

    “Mereka sama-sama mendukung untuk tidak ada lomba ulang. Oleh karena itu, hari ini kita rapat dengan pimpinan MPR lengkap memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh kedua sekolah ini,” ungkap Abraham Liyanto pada Konferensi Pers, Senin (18/5/2026).

    Abraham Liyanto mengungkapkan bahwa sikap tegas dari SMAN 1 Pontianak telah lebih dulu disampaikan saat melakukan kunjungan ke MPR pada Kamis (14/5/2026).

    Kemudian, pada Jumat (15/5/2026), SMAN 1 Sambas turut menyampaikan pernyataan sikap yang menolak rencana pelaksanaan perlombaan ulang.

    Menurut Abraham, keputusan yang diambil kedua sekolah tersebut menunjukkan penerapan nilai-nilai Empat Pilar MPR secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    “Jadi disitu ada toleransinya, ada persatuan yang mereka junjung tinggi bahwa Kalimantan Barat, Sambas yang akan maju di final nanti, ada keadilan dan demokrasi,” tutur Abraham.

    Josepha Alexandra Terpilih Jadi Duta Cerdas Cermat Empat Pilar

    Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah).

    Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah).

    Sumber :

    • Antara

    Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman menyampaikan bahwa pihaknya berencana melakukan kunjungan ke Pontianak untuk bertemu dengan Josepha Alexandra beserta rekan-rekannya.

    Kunjungan tersebut dilakukan guna menyampaikan hasil evaluasi yang telah dilakukan MPR, sekaligus menawarkan Josepha Alexandra atau Ocha sebagai duta Cerdas Cermat Empat Pilar.

    “Besok pimpinan Badan Sosialisasi dengan Kesekjenan akan terbang ke Pontianak dan mudah-mudahan juga adik Josepha Alexandra karena ini salah satu aspirasi dari teman-teman juga menginginkan agar adik Josepha dapat menjadi duta LCC,” ujar Abcandra Akbar Supratman.

    Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang diterima MPR. Ia pun berharap Ocha bersedia menerima tawaran tersebut.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    “Jadi besok dari kesekjenan akan menyampaikan hal tersebut, mudah-mudahan bisa diterima,” tandasnya.

    (kmr)

    Jangan Lewatkan

    Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia: Didominasi Jagoan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi, Rivan Nurmulki Belum Pensiun

    Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia: Didominasi Jagoan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi, Rivan Nurmulki Belum Pensiun

    Daftar pemain Timnas Voli Indonesia, di mana di dominasi oleh para jagoan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi. Kemudian ada Rivan Nurmulki yang kembali akan unjuk gigi.

    Dukung Kelancaran Logistik DIY, Fasilitas 3S Resmi Beroperasi di Jalur Yogyakarta-Wates

    Dukung Kelancaran Logistik DIY, Fasilitas 3S Resmi Beroperasi di Jalur Yogyakarta-Wates

    Deru mesin kendaraan niaga di sepanjang jalur utama Yogyakarta-Wates kini punya tempat bersandar yang baru dan lebih tangguh.

    Bawa Anak Ahmad Bahar, Ormas GRIB Jaya Buka Suara soal Geruduk Rumah Penulis Imbas Konten Singgung Hercules

    Bawa Anak Ahmad Bahar, Ormas GRIB Jaya Buka Suara soal Geruduk Rumah Penulis Imbas Konten Singgung Hercules

    Ormas GRIB Jaya buka suara soal aksi penggerudukan rumah & bawa anak penulis buku Ahmad Bahar di Cimanggis, Depok akibat konten kritik Hercules Rosario Marshal.

    Peringati Hari Museum Internasional, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Museum sebagai Penggerak Ekonomi Budaya

    Peringati Hari Museum Internasional, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Museum sebagai Penggerak Ekonomi Budaya

    • News

    • 19/05/2026 - 07:38

    Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. (Hon) Dr. Fadli Zon, menegaskan bahwa museum memiliki peran strategis sebagai pusat pengetahuan, penguat identitas bangsa, sekaligus hulu ekonomi budaya.

    Jadwal F1 GP Kanada 2026 Pekan Ini: Usaha Max Verstappen Jegal Dominasi Mercedes

    Jadwal F1 GP Kanada 2026 Pekan Ini: Usaha Max Verstappen Jegal Dominasi Mercedes

    Jadwal F1 GP Kanada 2026, di mana Max Verstappen (Red Bull) berusaha menjegal dominasi milik para pembalap Mercedes.

    Dedi Mulyadi Mendadak Terdiam Dengar Curhatan Pilu Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan: Masa Kita Nggak Tahu!

    Dedi Mulyadi Mendadak Terdiam Dengar Curhatan Pilu Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan: Masa Kita Nggak Tahu!

    Dedi Mulyadi mendadak terdiam saat seorang ibu yang bekerja sebagai penyapu kantor Gubernur menyampaikan kisah tragis yang menimpa anaknya langsung kepada KDM.

    Komentar
    Additional JS