0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Ciamis Featured Lintas Peristiwa Spesial Tanah Longsor

    Breaking news tanah longsor hancurkan Cihaurbeuti Ciamis, warga lari selamatkan diri - Patrolmedia

    4 min read

     

    Breaking news tanah longsor hancurkan Cihaurbeuti Ciamis, warga lari selamatkan diri - Patrolmedia.co.id

    Bencana Tanah Longsor di Desa Sukamaju Akibat Hujan Deras

    Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, pada Senin (11/5/2026) malam, memicu bencana tanah longsor di dua dusun Desa Sukamaju. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB dan menimbulkan dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat.

    Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah terdampak, saluran irigasi tertutup material longsoran, serta warga harus mengungsi demi keselamatan mereka sendiri. Camat Cihaurbeuti, Hj. Enok Kursilah, menjelaskan bahwa longsoran terjadi di Dusun Sukamaju dan Dusun Cibulakan akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama.

    Di Dusun Sukamaju, tebing setinggi sekitar 30 meter dengan lebar 29 meter longsor dan membawa material serta pohon bambu hingga menutupi saluran irigasi Gintung Satu. Salah satu rumah warga juga terancam oleh longsoran tersebut.

    Lokasi pertama longsoran berada di RT 007, RW 03 Dusun Sukamaju. Sementara titik longsor kedua terjadi di RT 02, RW 01 Dusun Cibulakan. Di lokasi kedua, tanggul saluran irigasi Depok dilaporkan jebol dan longsor hingga menyebabkan dua rumah tertimbun material tanah serta empat rumah lainnya terdampak.

    Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga yang dianggap lebih aman. Saat ini, satu KK dari Dusun Sukamaju dan enam KK dari Dusun Cibulakan sedang mengungsi demi keamanan.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menyatakan bahwa pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan asesmen dan pengamanan lokasi setelah menerima laporan kejadian. Petugas bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, TKSK, dan masyarakat melakukan penanganan awal serta pendataan dampak bencana.

    Saat ini, warga membutuhkan bantuan logistik seperti terpal, karung, makanan siap saji, serta bantuan pembersihan material longsor di lokasi terdampak. BPBD Ciamis juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Ciamis.

    Tindakan Darurat dan Penanganan Bencana

    Berdasarkan laporan yang diterima, tim darurat telah tiba di lokasi bencana untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan darurat. Proses evakuasi dan pemberian bantuan kesehatan serta logistik dilakukan secara cepat agar kondisi warga dapat segera stabil.

    Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap struktur bangunan dan jalan-jalan yang terkena dampak longsoran. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada risiko tambahan yang mengancam keselamatan warga.

    Pihak BPBD juga meminta masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi cuaca dan menghindari area rawan longsor. Mereka menyarankan agar warga tidak melakukan aktivitas di daerah yang sudah terkena dampak bencana hingga proses pembersihan dan penguatan struktur selesai.

    Kondisi Terkini dan Kebutuhan Bantuan

    Saat ini, para korban bencana sedang mendapatkan bantuan sementara dari pemerintah dan organisasi masyarakat. Namun, kebutuhan akan bantuan logistik dan peralatan pembersihan masih sangat mendesak. Warga membutuhkan bantuan terpal untuk menutupi atap rumah yang rusak, karung untuk menampung material longsoran, serta makanan siap saji untuk kebutuhan sehari-hari.

    Selain itu, diperlukan tenaga tambahan untuk membantu membersihkan jalur-jalur yang tertutup material longsoran agar akses ke daerah terdampak dapat segera dipulihkan. Masyarakat juga membutuhkan dukungan psikologis karena situasi yang dialami bisa menimbulkan rasa takut dan cemas.

    Langkah Jangka Panjang dan Pemulihan

    Setelah bencana ini, pihak pemerintah dan BPBD akan terus memantau kondisi daerah-daerah rawan longsor. Upaya pencegahan dan mitigasi bencana akan dilakukan melalui pembangunan tanggul, penghijauan, serta edukasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi bencana alam.

    Selain itu, rencana pemulihan jangka panjang akan segera dirancang untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak dan meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.

    Komentar
    Additional JS