0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Koperasi Merah Putih Spesial

    Cerita Peserta Tes Manajer Koperasi Merah Putih: Sering Error, Jawaban Berubah Sendiri - Liputan6

    5 min read

    Cerita Peserta Tes Manajer Koperasi Merah Putih: Sering Error, Jawaban Berubah Sendiri

    Sejumlah peserta tes manajer Koperasi Desa Merah Putih protes karena banyaknya persoalan dalam proses seleksi. (Liputan6/Ardi Munthe)

    Curhat Peserta Tes Koperasi Merah Putih: Tempuh 7 Jam dari Daerah, Malah Frustrasi karena Sistem Error

    Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan jauh yang ditempuh para peserta tes seleksi manajer Koperasi Merah Putih di Bandar Lampung ternyata tidak berakhir manis. Harapan lolos seleksi justru berubah menjadi kekecewaan setelah sistem ujian berbasis komputer atau CAT disebut bermasalah saat pelaksanaan tes.

    Muli, peserta asal Kabupaten Way Kanan, masih mengingat betul perjuangannya menuju lokasi ujian di Gedung Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bandar Lampung, Selasa (5/5/2026). Demi mengikuti seleksi itu, ia harus menempuh perjalanan sekitar tujuh jam menggunakan sepeda motor.

    Namun sesampainya di ruang ujian, yang dihadapi bukan hanya soal-soal tes, melainkan juga gangguan teknis yang membuat peserta frustrasi.

    “Saya kecewa saat tes CAT KDKMP, karena banyak sekali kendala. Mulai dari jawaban yang susah dipilih hingga sinyal laptop yang sering hilang,” kata Muli kepada Liputan6.com, Rabu (6/5/2026).

    Menurut dia, sejumlah soal tidak bisa dijawab dengan baik karena perangkat yang digunakan sering bermasalah. Ia bahkan sempat memprotes kondisi tersebut kepada pengawas.

    “Saya sudah berupaya protes ke pengawas, tapi tidak ada solusi. Malah disuruh kerjakan saja, padahal laptop bermasalah,” ujarnya.

    Kekecewaan Muli bertambah ketika melihat nilai yang muncul di layar laptop berbeda dengan skor yang tampil di monitor utama.

    “Peserta lain di sebelah saya juga heran, nilai di live skor tidak sesuai dengan yang di laptop,” ucapnya.

    Ia pun menilai pelaksanaan tes terkesan tidak siap.

    “Seperti main-main, tidak ada persiapan sama sekali,” kata dia.

    Sistem Sering Error

    Koperasi Merah Putih Jenetallata

    Koperasi Merah Putih Jenetallata

    Keluhan serupa datang dari Agus, peserta asal Kabupaten Tanggamus yang mengikuti tes di Gedung Universitas Malahayati Bandar Lampung.

    Di tengah ujian berlangsung, Agus mengaku sistem kerap mengalami gangguan. Bahkan, jawaban yang dipilih disebut berubah sendiri.

    “Ketika kita pilih jawaban, kadang tidak bisa diklik. Bahkan seperti berubah sendiri, seolah dipilihkan sistem,” ujar Agus.

    Tak hanya soal sistem, peserta juga mengeluhkan waktu pengerjaan yang dinilai terlalu singkat.

    “Ada 50 soal, tapi waktunya sekitar 7 menit. Banyak yang tidak terjawab karena dikejar waktu,” keluhnya.

    Berharap Ada Evaluasi

    Menurut Agus, gangguan itu bukan hanya dialami satu-dua peserta. Dalam satu sesi ujian, lebih dari separuh peserta disebut sempat mengangkat tangan karena mengalami masalah serupa.

    “Banyak yang mengeluh, di sesi saya ada sekitar 500 peserta itu separuhnya protes, tapi responsnya pengawas hanya diminta tetap mengerjakan tanpa solusi,” katanya.

    Para peserta berharap pelaksanaan seleksi berikutnya dapat dievaluasi agar tidak kembali merugikan peserta yang datang dari berbagai daerah.

    “Kasihan peserta yang sudah jauh-jauh datang dari luar daerah,” kata Agus.

    Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

    Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)
    Komentar
    Additional JS