Dedi Mulyadi Mendadak Terdiam Dengar Curhatan Pilu Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan: Masa Kita Nggak Tahu! - tvOneNews
Dedi Mulyadi Mendadak Terdiam Dengar Curhatan Pilu Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan: Masa Kita Nggak Tahu!
Dedi Mulyadi mendadak terdiam saat seorang ibu yang bekerja sebagai penyapu kantor Gubernur menyampaikan kisah tragis yang menimpa anaknya langsung kepada KDM.
Reporter :
Tim tvonenews.com
Editor :
Selasa, 19 Mei 2026 - 07:27 WIB
Sumber :
- YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
tvOnenews.com - Suasana di lingkungan Kantor Gubernur Jawa Barat mendadak berubah haru saat seorang ibu yang bekerja sebagai penyapu menyampaikan kisah tragis yang menimpa anaknya langsung kepada Dedi Mulyadi.
Awalnya, percakapan berlangsung santai. Sang ibu mengucapkan terima kasih karena telah diberi pekerjaan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Namun, di tengah obrolan tersebut, ia tiba-tiba mengungkap kenyataan pahit yang selama ini dipendamnya.
![]()
Sumber :
- YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
“Anak abis dicabulin,” ujar ibu tersebut lirih.
Mendengar pengakuan itu, Dedi Mulyadi langsung terkejut dan berulang kali memastikan kronologi kejadian yang dialami anak pegawainya tersebut.
"Ya Allah ya robbi, lagi di mana?" tukas KDM.
"Lagi main di jembatan tuh pak, disuruh sekolah gak mau," jelas si ibu.
Menurut penuturan sang ibu, korban merupakan anak perempuan berusia 8 tahun.
![]()
Sumber :
- YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Peristiwa memilukan itu disebut terjadi di kawasan Mundu pada awal bulan lalu. Anak tersebut diduga menjadi korban penculikan sebelum akhirnya mengalami kekerasan seksual.
Dedi Mulyadi kemudian menanyakan kondisi korban saat ini, termasuk apakah sudah mendapatkan penanganan medis dan psikologis.
Sang ibu menjelaskan bahwa anaknya kini masih mengalami trauma berat. Bahkan, korban disebut sempat diancam oleh pelaku agar tidak melapor kepada polisi.
"Masih trauma 'ibu jangan ditahan om-nya nanti ibunya dibunuh' pelakunya tuh ngomong di anaknya. Awas ya jangan bilang-bilang lapor polisi nanti ibu kamu dibunuh, gitu pak. Saya tuh sampai nangis pak," kata sang ibu sambil menahan tangis.
![]()
Sumber :
- YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Korban sendiri akhirnya ditemukan setelah dipulangkan kembali oleh pelaku ke lokasi jembatan tempat awal ia bermain. Kondisi anak saat itu disebut sudah mengalami luka dan mengeluarkan darah.
"Pulang sendiri dianterin sama penculiknya di jembatan lagi, anak udah berdarah pak," jelas sang ibu.
Mendengar cerita tersebut, Dedi Mulyadi langsung meminta jajarannya untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi korban.
"Ya udah nanti ada tim dari dokter, dokter anak sama psikolognya, nanti saya kirimin timnya ya," kata KDM.
Ia juga mengaku heran karena kasus yang menimpa keluarga pegawai di lingkungan kantor gubernur justru belum sepenuhnya diketahui oleh staf terkait.
"Lah kenapa nggak tahu kita biasa ngurusin," ujar Dedi karena stafnya tidak tahu akan persoalan ini.
![]()
Sumber :
- YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
"Bukan, maksudnya gini loh, kita tiap hari ngurusin korban anak-anak di bawah umur, masa pegawai kita nggak tahu, nanti kalau orang nganggap ini penyapu di kantor Gubernur tapi anaknya korban nggak ada perhatian, jangan begitu," tegas KDM.
Mantan Bupati Purwakarta itu kemudian memastikan bahwa korban akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari tim dokter anak dan psikolog.
Ia juga meminta agar perlindungan terhadap korban terus diperkuat agar trauma yang dialami anak tersebut tidak semakin memburuk.
Sementara itu, pihak keluarga mengaku kasus tersebut kini sudah ditangani aparat kepolisian. Pelaku disebut telah diamankan dan proses hukum sedang berjalan.
Peristiwa ini pun kembali menjadi sorotan publik setelah video percakapan tersebut beredar luas di media sosial.
Banyak warganet ikut prihatin terhadap kondisi korban dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. (asl)
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jangan Lewatkan
Jadwal Timnas Voli Indonesia: Rivan Nurmulki Cs Siap Beraksi di Berbagai Kompetisi Bergengsi di Asia
Arena
- 19/05/2026 - 07:57
Jadwal Timnas Voli Indonesia, di mana Rivan Nurmulki dan kawan-kawan akan tampil di sejumlah kompetisi bergengsi di Asia termasuk AVC Nations Cup 2026.
Model AMP: Rekayasa Paradigma Sains Kepolisian untuk Menambal Celah Korupsi Sistemik BUMN
Lainnya
- 19/05/2026 - 07:55
Sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menjadi episentrum sorotan akibat fluktuasi Indeks Persepsi Korupsi dan rentetan kasus hukum menahun yang merugikan keuangan negara.
Viral di Media Sosial Siswi Dijambak hingga Jilbab Terlepas, Enam Anak yang Diduga Terlibat Perundungan Diamankan
Nasional
- 19/05/2026 - 07:53
Sebuah video diduga aksi perundungan terhadap seorang siswi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.
GOAT UFC Jon Jones Ngaku Tertarik Jajal Tinju, Ikuti Jejak Conor McGregor?
One Pride
- 19/05/2026 - 07:52
Jon Jones mengungkapkan keinginannya keluar dari Ultimate Fighting Championship (UFC) demi menjajal dunia tinju yang saat ini sedang hype dengan petarung MMA.
Patih Jaga Pati Laman Sembilan Demong Sepuluh Alexander Wilyo Berhasil Menyelesaikan Konflik Sosial Perkebunan
Lainnya
- 19/05/2026 - 07:51
Konflik sosial perkebunan yang sempat menggores hubungan antara masyarakat Kecamatan Jelai Hulu dengan manajemen PT FAPE dan PT USP yang merupakan bagian dari First Resources tuntas.
Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia: Didominasi Jagoan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi, Rivan Nurmulki Belum Pensiun
Arena
- 19/05/2026 - 07:46
Daftar pemain Timnas Voli Indonesia, di mana di dominasi oleh para jagoan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi. Kemudian ada Rivan Nurmulki yang kembali akan unjuk gigi.