Genjot MBG-Koperasi Desa, Prabowo: Kita Gelontorkan Uang ke Rakyat, Salahnya Apa? - detik
Genjot MBG-Koperasi Desa, Prabowo: Kita Gelontorkan Uang ke Rakyat, Salahnya Apa?
Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto menyatakan berhasil mengembalikan arus kekayaan yang lari ke luar negeri, kepada rakyat. Caranya dengan menggenjot program yang menggerakkan ekonomi di tengah masyarakat.
Progam itu mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga pembangunan 3 juta rumah.
Prabowo mengatakan program-program tersebut seringkali dikritik banyak pihak menghabiskan anggaran negara yang besar, padahal tujuannya adalah membagikan kekayaan negara kepada masyarakat.
"Jadi tadi itu adalah untuk mengembalikan arus kekayaan yang ke luar negeri. Kita balikkan sekarang, kita gelontorkan ke rakyat. Apa yang salah? Apa yang salah kalau Presiden Republik Indonesia dan pemerintah yang dia pimpin ingin menggelontor uang kepada rakyatnya sendiri?" ujar Prabowo bertanya-tanya saat melakukan groundbreaking proyek hilirisasi strategis, di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya anggaran yang digelontorkan untuk program-program prioritas tersebut dibiayai dari uang penghematan anggaran hingga uang yang berhasil diselamatkan dari korupsi.
"Yang salah apa? Uang ini adalah uang yang kita hemat dari korupsi. Uang yang tadinya pasti dikorupsi kita tahan, kita realokasi, kita gelontorkan ke rakyat. Salahnya apa? Saya merasa saya berada di jalan yang benar, kita berada di jalan yang benar, kita berada di pihak rakyat Indonesia," tegas Prabowo.
"Siapa yang tidak di pihak rakyat silakan. Saya terus. Saya selalu akan berada di pihak bangsa dan rakyat Indonesia," tegasnya lagi menekankan.
Prabowo juga memaparkan sejauh ini program-program prioritasnya dapat menyerap puluhan juta tenaga kerja. Misalnya, MBG diperkirakan mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja di setiap SPPG. Jika target 30 ribu dapur terealisasi, maka lapangan kerja yang tercipta bisa mencapai 1,5 juta orang.
Selain MBG, Prabowo menyebut Koperasi Desa Merah Putih diperkirakan mempekerjakan 18 orang sehingga total serapan kerja dari program itu mencapai lebih dari 1 juta orang.
(hal/hns)