Mendiktisaintek Dukung Ecogreen Recycling Plaza UB Jadi Contoh Pengolahan Sampah - Prasetya UB
Mendiktisaintek Dukung Ecogreen Recycling Plaza UB Jadi Contoh Pengolahan Sampah
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. mengunjungi Universitas Brawijaya (UB) pada Minggu (17/05/2026). Ia mengapresiasi salah satu fasilitas unggulan UB yaitu Laboratorium Pendidikan Terpadu Ecogreen Recycling Plaza UB yang berlokasi di Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK sebelumnya Fakultas Pertanian) yang berfungsi sebagai pusat penelitian, pengembangan, produksi 3R (reuse, recycling, dan reduce), dan bank sampah UB.
Sebelumnya, Mendiktisaintek mengadakan kunjungan ke UB untuk mengikuti serangkaian acara, termasuk Kajian dan Diskusi Shubuh di Masjid Raden Patah, berkeliling area UB, dan ditutup dengan mengunjungi Laboratorium Pendidikan Terpadu Ecogreen Recycling Plaza UB.
Setelah berkeliling bersama dengan Rektor UB, Prof. Dr. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. serta perwakilan UPT UB Green Campus dan rekan dekanat dari FBiPK, ia memuji keseluruhan area lingkungan kampus yang asri. Secara umum, ia mengakui bahwa apa yang dimiliki UB sudah bersih dan rapih.

“Saya sangat senang berkunjung ke UB. Saya sudah mengunjungi beberapa kampus, UB termasuk sebagai salah satu yang terbaik di antaranya,” ucapnya.
Sewaktu mengunjungi Ecogreen Recycling Plaza UB, ia kagum dengan bagaimana pengolahan sampah di UB sudah sebaik itu.Keberhasilan UB dalam mengumpulkan dan mengolah sampah dari bank sampah mereka dinilai sudah cukup baik. Produk yang dihasilkan dari Ecogreen Recycling Plaza UB seperti pupuk organik dan eco-enzym dinilainya memiliki peluang usaha yang menjanjikan.
Tentu itu semua bukan berarti fasilitas tersebut dianggapnya sudah sempurna, ia mengingatkan bahwa masih ada ruang seperti keefektivitasan pengolahan sampah yang bisa diperbaiki lagi oleh UB.
“Untuk pengolahan sampahnya bisa disempurnakan lagi. Nantinya, fasilitas tersebut bisa menjadi percontohan bagi pemerintah daerah di sekitar Malang. Mereka akan belajar dari UB untuk penanganan sampah. Selain itu, nanti bisa ada pendapatan yang solid dari penjualan produk-produk dari fasilitas tersebut. Saya yakin UB bisa menjadi percontohan untuk setidaknya wilayah Jawa Timur ini,” pungkasnya. (PAS/AY)