Mimika dan Nabire Bakal Jadi Lumbung Daging Sapi di Papua Tengah - Tribunnews
Mimika dan Nabire Bakal Jadi Lumbung Daging Sapi di Papua Tengah
Ringkasan Berita:
- Pemprov Papua Tengah berkomitmen mewujudkan kemandirian pangan dan menekan pasokan daging sapi dari luar daerah.
- Gubernur Meki Nawipa menegaskan peternakan menjadi fokus ekonomi dengan membangun fasilitas terintegrasi berkapasitas 100 ekor di Mimika.
- Selain itu, lahan 5 hektar di Nabire disiapkan dan akan diperluas hingga 20 hektar demi mengoptimalkan produktivitas daging sapi secara mandiri.
Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUNPAPUATENGAH.COM, NABIRE - Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen kuat mewujudkan kemandirian pangan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan daging sapi bagi masyarakat.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan Papua Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan peternakan sapi berskala besar.
Hal ini guna menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah ke Papua Tengah.
Nawipa mengungkapkan, ke depan sektor peternakan akan menjadi salah satu fokus pembangunan ekonomi daerah.
Baca juga: Besok Guest House Elvis Tabuni Diresmikan, Ini Imbauan Bupati Puncak
Pemprov Papua Tengah bahkan telah memulai pembangunan fasilitas peternakan terintegrasi di Kabupaten Mimika.
"Ke depan, perlu kita pelihara sapi sebanyak mungkin di negeri ini. Untuk di Timika (Mimika), kita sudah buat kandang yang representatif dan itu mampu menampung sekitar 100 ekor sapi," kata Nawipadalam sambutan saat momen penyerahan hewan Kurban di halaman Masjid Al-Falah, Jalan Merdeka, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Minggu, (24/5/2026).
Baca juga: Untuk Kemajuan Daerah, Meki Nawipa Ajak Warga Papua Tengah Jaga Kamtibmas
Tak hanya di Mimika, menurut Nawipa, pengembangan juga dilakukan di Kabupaten Nabire.
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini sedang mematangkan pola pengembangan yang tepat.
Tujuannya agar proses produksi daging sapi di Nabire dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Lanjut Nawipa, Pemprov Papua Tengah tidak main-main dalam menyiapkan infrastruktur pendukung.
"Jadi untuk itu saat ini lahan seluas 5 hektar di Nabire akan difungsikan sebagai area peternakan," bebernya.
Baca juga: Niat Modifikasi Motor Curian, Dua Remaja Ini Dibekuk Tim Resmob Polres Nabire
Untuk mencapai target produksi yang lebih masif, Nawipa mengungkapkan rencana perluasan lahan cukup signifikan.
"Untuk di Nabire, kita sedang mencari pola terbaik agar bisa melakukan hal yang sama seperti di Mimika. Kita sudah memiliki lahan 5 hektar," katanya.
Namun ke depannya, Pemprov Papua Tengah, berencana menambah lagi sekitar 20 hektar lahan baru.
"Dengan luas lahan tersebut, kita optimis produktivitas daging sapi akan meningkat pesat," ucap Nawipa.
Nawipa berharap, langkah strategis ini bisa menciptakan ekosistem peternakan yang mandiri di Papua Tengah. (*)