Perlintasan Kereta di Bekasi Timur Kini Dipasangi Palang Pintu Buntut Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, - Merdeka
Perlintasan Kereta di Bekasi Timur Kini Dipasangi Palang Pintu Buntut Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek
Pemasangan dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta dan pengendara.
Perlintasan sebidang JPL 86, Jalan Ampera, Bekasi Timur kini dipasangi palang pintu. Hal itu buntut tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek tewaskan 16 orang, beberapa waktu lalu.
Pemasangan dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta dan pengguna jalan.
"Perlu kami sampaikan bahwa yang terpasang saat ini adalah palang pintu sementara, bukan palang pintu perlintasan resmi. Ini merupakan bagian dari tahap awal peningkatan keselamatan," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, Jumat (1/5).
Dia menjelaskan, penjagaan palang pintu sementara tersebut dapat dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat dengan berkoordinasi bersama pihak kelurahan. Namun, jika tidak ada petugas yang berjaga, palang harus tetap dalam posisi tertutup sebagai langkah pengamanan.
Menurut Franoto, aspek penjagaan menjadi faktor krusial dalam operasional perlintasan sebidang. Tanpa pengawasan yang memadai, potensi kecelakaan dapat meningkat.
Karena itu, KAI menegaskan bahwa perlintasan JPL 86 berpotensi ditutup jika tidak dapat dijaga penuh selama 24 jam setiap hari. "Karena kondisi tanpa penjagaan sangat membahayakan perjalanan kereta api maupun masyarakat," tegasnya.
Pemasangan palang pintu sementara ini telah melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi serta pihak Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Nantinya, KAI Daop 1 Jakarta akan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah, untuk menghadirkan solusi permanen. Salah satu opsi yang didorong adalah pembangunan perlintasan tidak sebidang, seperti jalan layang atau underpass.
Selain itu, KAI juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta untuk berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas, baik di perlintasan yang terjaga maupun tidak. Seperti dikutip Antara.
Kecelakaan Kereta Tewaskan 16 Orang
Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4). Insiden yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek, KRL Commuter Line, dan sebuah taksi ini menewaskan 16 orang.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menjelaskan, kecelakaan kereta di Bekasi Timur bermula dari insiden di perlintasan rel kawasan Bulak Kapal. Sebuah taksi tertabrak KRL di jalur perlintasan (JPL), sehingga perjalanan kereta terganggu dan KRL terpaksa berhenti.
"Jadi KRL itu berhenti karena ada taksi yang tertabrak di perlintasan dekat Bulak Kapal," ujar Franoto.
KRL yang terlibat kecelakaan tersebut kemudian berhenti di tengah rel. Di sisi lain, KRL arah Cikarang tertahan di Stasiun Bekasi Timur akibat gangguan di jalur depan.
Tahap Penyidikan
Dalam kondisi itulah, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta tidak dapat menghindari tabrakan dan menghantam bagian belakang KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.
"KRL berhenti, lalu di belakangnya ada KA Argo Bromo Anggrek yang kemudian terjadi tabrakan," jelasnya.
Polda Metro Jaya telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan. Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk petugas perlintasan, masinis, serta sopir taksi yang diduga menjadi pemicu kecelakaan.
Penyidik juga melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mengkaji penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan gangguan teknis seperti sistem sinyal maupun faktor kelalaian manusia.
Hingga kini, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut, termasuk menelusuri standar operasional di perlintasan sebidang yang tidak dilengkapi palang pintu resmi.
Emosi Prabowo Meledak Disindir 'Indonesia Gelap': Matanya Buram, Kabur Saja Sana ke Yaman!
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571080/original/028269300_1777600035-Prabowo_May_Day.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571172/original/018119500_1777608271-Pidato_Prabowo_May_Day.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571171/original/055405000_1777608250-Prabowo_Pidato_Buruh.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571080/original/028269300_1777600035-Prabowo_May_Day.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571136/original/030240800_1777605214-Prabowo_Lempar_Baju.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571136/original/030240800_1777605214-Prabowo_Lempar_Baju.jpeg)

Daftar Kecelakaan Kereta Terparah di Indonesia, Korban Meninggal Capai Ratusan Jiwa
Berdasarkan catatan merdeka.com, sejumlah kecelakaan kereta api juga pernah terjadi di Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya telah menelan ratusan jiwa.

Kasus Kecelakaan Naik Penyidikan, Polisi Bersama PT KAI dan KNKT Dalami Dua Faktor Utama
Polisi menggandeng PT KAI dan KNKT untuk menyelidiki penyebab kecelakaan maut tabrakan krl dengan kereta Argo Bromo Anggrek.

Korban Meninggal Dunia Tabrakan Kereta di Bekasi Bertambah 1, Total jadi 16 Orang
Kemudian untuk total keseluruhan korban, baik luka maupun tewas yakni 106 orang. 46 orang diantaranya masih dilakukan observasi.

Viral di Medsos Dugaan Pengakuan Sopir Taksi Listrik Usai Sebabkan Kecelakaan Kereta
Sopir taksi listrik Green SM mengaku, jika kendaraannya mengalami mati mesin saat melewati jalur perlintasan kereta tersebut.

Tragedi KA di Bekasi Picu Desakan DPR, Lintas Sebidang Harus Diperbaiki Tanpa Diskriminasi Gender
Bahkan, dalam insiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ini juga mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka.

Menhub Beberkan Kronologi Awal Insiden KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal.

Berduka Bagi Korban Kecelakaan KRL, Puan: Keamanan Jalur Kereta Harus Diperbaiki
Puan juga mendorong agar investigasi atas kecelakaan tersebut harus menghasilkan pembelajaran struktural yang jelas.

Imbas Tabrakan, Layanan KRL Hanya Sampai Stasiun Bekasi
Artinya layanan KRL ke Cikarang maupun sebaliknya, tidak ada.

Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek, 7 Penumpang Masih Terjebak
Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur menewaskan 4 orang. Hingga dini hari, 6–7 penumpang masih terjebak dalam gerbong.

Green SM Wajib Serahkan Informasi ke Otoritas, Investigasi Kecelakaan KA Dipercepat
Green SM Indonesia memberikan perhatian serius terhadap insiden yang terjadi di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada hari Senin, 27 April 2026.

Daftar KA Jarak Jauh yang Dibatalkan Usai Kecelakaan di Bekasi Timur
Proses evakuasi terhadap para korban masih terus dilakukan hingga saat ini. Selain itu, KAI juga melakukan penyesuaian terhadap pola operasi perjalanan KRL.

Pasca Kecelakaan KA Bekasi, KAI Dirikan Posko Informasi bagi Keluarga Korban
PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mendirikan posko informasi di Stasiun Bekasi Timur pada hari Senin (27/4/2026).

Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Naik Penyidikan, Polisi Periksa 24 Saksi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyebut penanganan perkara kini berada di bawah Subdit Kamneg Ditreskrimum.


Seluruh Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL Bekasi Terima Santunan Jasa Raharja
Selain itu, seluruh korban luka-luka telah mendapatkan jaminan perawatan melalui penerbitan surat jaminan (guarantee letter) di rumah sakit.

Tabrakan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di dekat Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4). 15 Orang seluruhnya perempuan dinyatakan meninggal dunia

Santunan diserahkan langsung oleh Wagub DKI Jakarta, Rano Karno kepada Heris Rusman selaku ahli waris korban yang disaksikan Dirut TASPEN Rony Hanityo Aprianto.

Peristiwa tersebut tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi duka bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hari Buruh, 12 Kereta Api Jarak Jauh Keberangkatan Stasiun Gambir Berhenti di Jatinegara
Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga kelancaran layanan di tengah potensi kepadatan lalu lintas menuju Stasiun Gambir.

227 Perlintasan Kereta Wilayah Daop 2 Bandung Belum Dijaga Petugas, ini Daftar Kecelakaan 2025-2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung mencatat terdapat 342 perlintasan kereta api di wilayah kerjanya.

Data KAI: Ada 130 Perlintasan KA Sebidang Tanpa Penjagaan di Wilayah Daop 1 Jakarta
Adapun wilayah operasional KAI Daop 1 meliputi DKI Jakarta, Banten, serta sebagian Jawa Barat seperti Bogor, Bekasi, dan Sukabumi.

Beredar Video Kepanikan Penumpang KA Argo Bromo Anggrek saat Hantam Commuter Line di Bekasi Timur
Dalam insiden maut ini, telah mengakibatkan belasan orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.

Update: Total 16 Orang Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Berikut Daftarnya
Satu orang yang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut diketahui atas nama Mia Citra (25).

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebut insiden kereta di Stasiun Bekasi Timur pelajaran krusial. Pemerintah dan operator berkomitmen evaluasi menyeluruh demi peningkatan keselamatan transportasi perkeretaapian.