0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo: Kalau Ada Pemimpin Enggak Beres, Copot! - Kompas

    4 min read

     

    Prabowo: Kalau Ada Pemimpin Enggak Beres, Copot!

    JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemimpin yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik harus dievaluasi dan dicopot dari jabatannya.

    Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya jagung serentak dan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, Sabtu (16/5/2026).

    Prabowo mengibaratkan kepemimpinan dalam organisasi seperti tim sepak bola.

    "Kalau tim kesebelasan sepak bola, kalau menang, ya managernya baik, pelatihnya baik, kapten kesebelasannya baik, benar enggak? kontrak diperpanjang. Benar kan?" ujar Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Setpres, Sabtu.

    Prabowo: Kalau Ada Pemimpin Enggak Beres, Copot!

    "Kalau enggak beres, copot. Sederhana. Ini namanya hidup," lanjutnya.

    Baca juga: Di Hadapan Prabowo, Kapolri Sebut Polri Kini Miliki 1.376 SPPG Dukung Program MBG

    Ia lalu kembali menyindir pemimpin yang tetap ingin mempertahankan jabatan meski gagal menjalankan tugas.

    "Jadi jangan kau pengen jadi kapten kesebelasan sepak bola, kalah kalah kalah ingin diperpanjang terus, ya enggak," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Prabowo mencontohkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dinilainya berhasil mempercepat target swasembada pangan.

    Baca juga: Kapolri Belum Terima Bintang Mahaputera, Prabowo: Nanti Presiden yang Kasih

    Menurut Prabowo, target yang awalnya dipatok empat tahun ternyata bisa dicapai hanya dalam satu tahun sehingga ia memberikan penghargaan Bintang Jasa Utama kepada Amran.

    "Terpaksa saya kasih bintang jasa utama, bukan hari pahlawan, bukan 17 Agustus kasih bintang, kalau dia berhasil tahun ini lagi, gimana gue kasih bintang lagi ya kan. Bintang kelas apalagi waduh ini," tutur Kepala Negara.

    Baca juga: Prabowo: Kalau Bernegara, Partai Ada yang Baik dan yang Tidak Baik

    Ia kemudian memuji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas capaian Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis (MBG).

    Prabowo bilang Listyo Sigit berhasil dalam menjaga kebersihan program MBG yang digagas pemerintahannya.

    "Ini saya lihat Pak Listyo ini berhasil, ya gimana, aku mau ngomong apa, MBG aku lihat hebat paling bersih. Tertib. Ini bukan saya sok muji-muji lho, aku pelit juga tuh kalau kasih penghargaan, tapi saya ingin objektif," tutur dia.

    Baca juga: Kapolri: 100 Ton Jagung Hasil Panen Polri Akan Diekspor ke Malaysia

    Menurut Prabowo, keberhasilan Polri juga terlihat dari berbagai inovasi yang dipamerkan dalam acara tersebut, termasuk pengolahan tongkol jagung menjadi briket arang sebagai sumber energi alternatif.

    Ia menegaskan sektor pangan merupakan hal strategis yang menentukan masa depan dan kedaulatan bangsa.

    "Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti anda mengamankan masa depan kita, kedaulatan kita," pungkasnya.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    PLN Ungkap Cara Cek Alat Elektronik yang Paling Boros Listrik di Rumah

    Komentar
    Additional JS