Prabowo Putuskan Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR -Kompas
Prabowo Putuskan Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR
JAKARTA, KOMPAS.com- Presiden Prabowo Subianto memutuskan agar pengangkatan kepala Kepolisian Republik Indonesia (kapolri) tetap melalui persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyebutkan, keputusan ini diambil Prabowo setelah menerima rekomendasi dari Komisi Percepatan Reformasi Polri.
"Pak Presiden sudah memilih bahwa beliau tetap akan mengikuti apa yang berlaku sekarang," kata Yusril dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Hasil Kerja Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo: 10 Buku Tebal, Ada yang 3.000 Halaman
"Yaitu beliau akan mengajukan calon kapolri itu kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan baru kemudian beliau akan mengangkat calon yangg diajukan itu sebagai kapolri," ujar dia melanjutkan.
Terungkap! Isi Obrolan Saat Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Kepala BIN ke Hambalang
Yusril menuturkan, dalam rekomendasi yang diberikan kepada Prabowo, Komisi Percepatan Reformasi Polri memberikan dua alternatif terkait pengangkatan kapolri.
Selain mekanisme di atas yang berlaku selama ini, Komisi juga mengusulkan agar presiden dapat mengangkat kapolri secara langsung tanpa melalui persetujuan DPR.
Baca juga: Komisi Reformasi: Polri Tetap di Bawah Presiden, Tidak Menjadi Kementerian
"Apakah pengangkatan kapolri iu langsung diangkat oleh presiden, ataukah presiden mengajukan satu atau dua atau lebih nama kepada DPR dan DPR diminta persetujuan lalu presiden mengangkatnya, ada dua pendapat," ujar Yusril.
Selain itu, Komisi Komisi Percepatan Reformasi Polri merekomendasikan agar kedudukan Polri tetap berada di bawah presiden.
"Tidak dibentuk Kementerian Keamanan atau Kementerian Kepolisian atau meletakkan kepolisian di kawah kementerian yang ada sekarang, Polri tetap langsung di bawah presiden," ujar dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Prabowo Kumpulkan Menhan, Panglima TNI hingga Kapolri di Hambalang, Ada Apa?