-->
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo Ungkap Akal-akalan Birokrasi: Bikin Aturan Turunan, Pengusaha Diperas - Liputan6

    6 min read

     

    Prabowo Ungkap Akal-akalan Birokrasi: Bikin Aturan Turunan, Pengusaha Diperas

    Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

    Prabowo meminta jajaran menterinya untuk melakukan perbaikan birokrasi demi menciptakan iklim usaha yang baik.

    Apa fokus utama permintaan Presiden Prabowo kepada menterinya?Mengapa Prabowo menyoroti proses perizinan usaha di Indonesia?Apa instruksi Prabowo terkait aturan berlapis dalam birokrasi?

     Baca artikel ini 6x lebih cepat

    Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran menterinya untuk melakukan perbaikan birokrasi untuk menciptakan iklim usaha yang baik. Kepala Negara meminta agar pengusaha tidak melulu diganggu dan diperas, sebab dapat berdampak terhadap iklim usaha di Tanah Air.

    "Pemerintah harus perbaiki semua institusi kita supaya ada iklim usaha yang baik. Jangan pengusaha diperes terus. Jangan pengusaha diganggu," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

    Dia lantas membandingkan soal kemudahan perizinan usaha di Malaysia dengan Indonesia. Prabowo menyampaikan, izin usaha di Malaysia hanya membutuhkan waktu dua minggu, sedangkan Indonesia dapat mencapai dua tahun.

    "Kalau Malaysia bisa bikin izin dalam 2 minggu, kenapa kita izinnya 2 tahun? Memalukan," ujarnya.

    Prabowo menyoroti soal aturan yang berlapis-lapis sehingga menghambat proses izin usaha. Dia pun memerintahkan para menteri segera menertibkan jajarannya agar izin berusaha dapat lebih sederhana.

    "Sudah perintah presiden, perintah menteri di bawah bikin lagi dia, diolah lagi. Peraturan menteri lah. Peraturan teknis lah. Rekomendasil ah. Akal-akalan itu," tutur Prabowo.

    "Saya ingatkan ya, semua menteri tertibkan birokrasimu ke bawah. Waspada," sambungnya.

    Pengusaha Bisa Laporkan

    Presiden Prabowo Subianto dalam pidato perdana pada Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

    Presiden Prabowo Subianto dalam pidato perdana pada Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

    Prabowo menekankan pengusaha dan pemerintah harus bekerja sama dalam menciptakan iklim usaha yang baik. Dia pun terbuka dengan usulan dari pengusaha ditengah krisis dunia.

    "Kita terbuka, kalau ada pengusaha-pengusaha yang sulit, laporkan kepada kita. Kalau dia minta penurunan tarif, ya kita bantu. Untuk sementara, jangan terus-menerus minta penurunan tarif pajak. Kita mengerti, krisis dunia kita mengerti. Kita akan bantu," Prabowo menandaskan.

    Komentar
    Additional JS