-->
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita DPR Featured Puan Maharani Spesial

    Puan Tegaskan DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama Sejahterakan Rakyat - Liputan6

    9 min read

     

    Puan Tegaskan DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama Sejahterakan Rakyat

    Ketua DPR Puan Maharani bersama Presiden Prabowo Subianto memasuki ruang Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. Agenda utama sidang paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Istimewa)

    Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan komitmen legislatif untuk mendukung penuh program pemerintah sepanjang diarahkan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

    Apa komitmen DPR terhadap program pemerintah?Kapan dan di mana Presiden Prabowo menyampaikan KEM PPKF RAPBN 2027?Bagaimana DPR akan menindaklanjuti KEM PPKF RAPBN 2027?

     Baca artikel ini 6x lebih cepat

    Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR Puan Maharani menegaskan bahwa DPR akan selalu memberikan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah, selama program tersebut ditujukan untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

    Penegasan ini disampaikan Puan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto yang hadir ke Gedung DPR untuk memaparkan rancang bangun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027.

    Presiden Prabowo beserta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih hadir dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. Agenda utama sidang paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026) ini adalah penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027.

    Saat memimpin jalannya rapat, Puan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Sari Yuliati. Sebelum Prabowo naik ke podium pidato, Puan memberikan pengantar singkat yang menyoroti pentingnya momentum tersebut.

    “Kehadiran Bapak Presiden dalam menyampaikan KEM PPKF Tahun 2027 menjadi momentum yang penting dan strategis untuk menegaskan bahwa rancang bangun APBN 2027 diarahkan untuk memberikan manfaat nyata yang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Puan.

    Puan menyatakan, DPR akan melakukan evaluasi mendalam sekaligus berkolaborasi dalam pembahasan KEM PPKF RAPBN 2027 yang telah diserahkan oleh Presiden. Tiap-tiap fraksi dewan dipastikan bakal memberikan pandangan resminya dalam waktu dekat.

    “Tentu apa yang sudah dibuat dan direncanakan Pemerintah pada saat ini nantinya pada tanggal 4 Juni, semua fraksi di DPR akan menyampaikan pendapatnya masing-masing,” jelas Puan.

    “Sehingga kita dapat evaluasi, apakah kemudian program tersebut bisa kita lakukan pada tahun ini, atau tahun depan sehingga terjadi kolaborasi yang baik dalam mencapai semua program-program yang kita harapkan untuk bisa mencapai kesejahteraan rakyat sebaik-baiknya,” tambah politikus PDI Perjuangan tersebut.

    Mantan Menko PMK ini juga menekankan krusialnya sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif. Sinergi ini diperlukan agar program kerja yang dicanangkan bisa berjalan mulus dan tepat sasaran.

    “Dan apapun yang akan kita laksanakan, saya yakini sinergi dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik,” sebutnya.

    Sinergi Optimalkan Penyerapan Program Kerja

    Momen Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Pidato pada Rapat Paripurna ke-19 DPR

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menyampaikan pidatonya pada sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Rabu 20 Mei 2026. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

    Puan kemudian mengaitkannya dengan prinsip gotong royong yang kerap digaungkan oleh Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan. Sinergi ini diharapkan mampu memperbaiki serta mengoptimalkan penyerapan program kerja di tahun-tahun mendatang.

    “Seperti harapan yang selalu disampaikan Bapak Presiden bahwa gotong royong dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara adalah semata-mata untuk kesejahteraan rakyat, serta untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” lanjut Puan.

    “Kita berharap bahwa semua program dan pencapaian yang sudah dilakukan tahun 2026 bisa diperbaiki, dievaluasi, dan rencana 2027 tentu akan lebih baik, terencana sehingga program-programnya dapat terserap dengan baik dan lancar,” ucapnya.

    Puan kembali menggarisbawahi komitmen DPR sebagai mitra strategis pemerintah. “Dan kami di DPR akan terus mendukung semua program yang direncanakan oleh Pemerintah, selama program itu adalah semata-mata dilakukan untuk kesejahteraan seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, untuk Indonesia selalu bersatu, demi Merah Putih,” tegas Puan.

    Bagi Puan, dokumen KEM PPKF adalah potret harapan rakyat. Di tengah ketidakpastian situasi global saat ini, dokumen tersebut harus dirancang agar mampu mempermudah kehidupan masyarakat.

    “Sehingga kehidupan rakyat semakin mudah dan sejahtera. Terutama di situasi global yang tidak menentu saat ini,” tutur cucu Proklamator Bung Karno itu.

    Menariknya, kehadiran Presiden Prabowo secara langsung untuk membacakan KEM PPKF ini mencetak sejarah baru dan menjadi momen yang sangat spesial. Pasalnya, ini merupakan kali pertama seorang Presiden menyampaikan langsung kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal dalam rapat paripurna DPR.

    Biasanya, tugas pembacaan dokumen ini didelegasikan kepada Menteri Keuangan atas nama presiden. Presiden umumnya baru akan hadir langsung pada Sidang Tahunan MPR/DPR RI menjelang peringatan 17 Agustus, setelah pembahasan RAPBN rampung disidangkan.

    Apresiasi untuk Seluruh yang Hadir

    Atas dobrakan tradisi ini, Puan pun menyampaikan apresiasi yang tinggi dari seluruh anggota dewan kepada kepala negara serta para tokoh bangsa yang meluangkan waktu untuk hadir.

    “Atas nama seluruh Anggota DPR RI, kami mengucapkan terima kasih kepada Saudara Presiden Republik Indonesia,” ujar Puan, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan MPR, Pimpinan dan Anggota DPR RI serta Pimpinan DPD RI, Ketua-Ketua Lembaga Negara, Menteri-menteri Kabinet Merah Putih, Pimpinan Lembaga Keuangan Negara, Para Ketua Umum Partai Politik, serta seluruh hadirin dan tamu undangan atas kesediaan dan semangatnya dalam mengikuti Sidang Paripurna hari ini,” paparnya.

    Selain penyampaian KEM PPKF RAPBN 2027, Rapat Paripurna DPR hari ini juga menuntaskan sejumlah agenda penting lainnya. Di antaranya adalah laporan Badan Legislasi (Baleg) DPR atas evaluasi perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas tahun 2026 yang dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

    Tak hanya itu, paripurna juga mendengarkan penyampaian pendapat fraksi-fraksi atas revisi Undang-Undang (RUU) usul inisiatif Komisi III, mengenai Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebelum akhirnya disahkan menjadi RUU usul inisiatif resmi DPR.

    Infografis Poin-Poin Penting Pidato Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR.

    Infografis Poin-Poin Penting Pidato Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR. (Liputan6.com/Abdillah)
    Komentar
    Additional JS