0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bisnis Featured Spesial

    Punya Bisnis Tapi Masih Stuck? Coba Cek Hal Ini Supaya Bisnismu Naik Level, Ada Kompetisi Bisnis Dengan Total Hadiah Rp 500 Juta - Batam Pos

    4 min read

     

    Punya Bisnis Tapi Masih Stuck? Coba Cek Hal Ini Supaya Bisnismu Naik Level, Ada Kompetisi Bisnis Dengan Total Hadiah Rp 500 Juta

    J&T Super Seller. F. Istimewa

    batampos – Memulai usaha sejak masih kuliah atau baru lulus kini semakin menarik bagi anak muda. Hasil dari Riset yang dilakukan SMERU pada 2022 menunjukkan bahwa 73% anak muda tertarik untuk berbisnis. Apalagi, hadirnya media sosial dan platform digital membuat produk bisa mulai dipasarkan dari lingkar pertemanan, tanpa harus memiliki toko fisik terlebih dahulu.

    Namun, memiliki produk dan mendapatkan pembeli pertama baru menjadi langkah awal. Tantangan yang lebih besar sering kali muncul setelah bisnis mulai berjalan. Fase inilah yang kerap menentukan arah sebuah bisnis anak muda: apakah usaha akan terus berjalan dalam skala yang sama, atau mulai dikembangkan menjadi bisnis yang lebih serius dan berkelanjutan.

    Michella Ham, CEO & Founder Skin Game, mengatakan bahwa membangun bisnis membutuhkan komitmen besar karena setiap keputusan akan menentukan perkembangan usaha ke depan. “Memiliki bisnis seperti memiliki anak yang harus dijaga sepenuh hati. Kita perlu memahami apa yang dibutuhkan bisnis. Kalau salah langkah, bisnis bisa sulit naik level. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu tahan banting, berani belajar, dan tidak ragu bertanya kepada orang-orang yang lebih berpengalaman,” ujar Michella.

    Lalu, apa saja tanda bahwa bisnismu sudah berjalan, tetapi belum benar-benar naik level? Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan.
    Pelanggan sudah ada, tetapi modal terus habis untuk memenuhi pesanan berikutnya
    Bagi sebagian pebisnis muda, pendapatan yang masuk masih habis untuk memenuhi kebutuhan produksi dan pesanan berikutnya. Akibatnya, mereka memiliki ruang terbatas untuk menambah stok, memperbaiki packaging, memperluas promosi, hingga memperluas market. Di fase ini, tambahan modal dapat menjadi dorongan penting agar bisnis tidak hanya terus berjalan, tetapi juga bertumbuh.

    Produk sudah laku, tetapi belum siap untuk di ekspansi
    Sebuah produk bisa saja laku di lingkungan kampus atau komunitas, tetapi belum tentu siap menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk naik level, pebisnis muda perlu menguji tidak hanya daya tarik produk, tetapi juga harga, konsistensi kualitas, kapasitas produksi, kesiapan pengiriman, hingga strategi marketing kepada konsumen baru. Dengan pondasi tersebut, bisnis akan lebih siap berkembang secara berkelanjutan.

    Sibuk berjualan, tetapi belum punya akses belajar dari orang yang lebih berpengalaman
    Menjalankan bisnis sendiri sering kali membuat pebisnis muda fokus pada operasional sehari-hari, sehingga belum memiliki banyak ruang untuk memikirkan pengembangan usahanya. Sementara itu, akses terhadap mentor, jejaring, dan kesempatan menguji strategi juga tidak selalu mudah bagi mahasiswa maupun fresh graduate. Padahal, insight dari sosok yang memahami pasar dapat membantu mereka memperkuat produk, memperbaiki strategi, serta membawa bisnis berkembang lebih terarah.

    Kompetisi Bisnis Sebagai Momentum Bagi Pebisnis Muda untuk Naik Level
    Bagi mahasiswa dan fresh graduate yang telah menjalankan bisnis, tetapi masih menghadapi tantangan untuk berkembang, kompetisi bisnis dapat menjadi salah satu momentum untuk membawa usaha mereka naik level. Selain membuka akses terhadap tambahan modal, kompetisi juga memberi kesempatan bagi pelaku bisnis untuk menguji kesiapan bisnis, memperoleh masukan, dan melihat peluang pengembangan bisnisnya secara lebih objektif.

    Kesempatan tersebut dihadirkan oleh J&T Express melalui J&T Super Seller Competition. Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa aktif maupun fresh graduate maksimal satu tahun setelah lulus yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan, dengan produk berupa barang yang dapat dikirim menggunakan jasa pengiriman. Sebanyak 10 finalis akan mendapatkan dana inkubasi masing-masing Rp20 juta, sementara tiga pemenang utama akan memperoleh hadiah sebesar Rp100 juta, Rp75 juta, dan Rp50 juta, serta tabungan usaha dari BCA masing-masing senilai Rp25 juta.

    Tak hanya dukungan modal, peserta juga berkesempatan mendapatkan insight langsung dari para juri, termasuk Raditya Dika dan Michella Ham, CEO & Founder Skin Game. Melalui pengalaman dan perspektif para juri, pebisnis muda diharapkan dapat lebih memahami potensi produknya, mengenali kebutuhan pasar, serta menyusun langkah pengembangan bisnis yang lebih relevan dan terarah.

    Herline Septia, Brand Manager J&T Express, mengungkapkan “Kami memahami bahwa tantangan wirausaha muda tidak berhenti pada keberanian untuk memulai bisnis. Ketika usaha mulai berjalan, mereka membutuhkan akses terhadap wadah pengembangan, dukungan modal, serta pendampingan yang relevan agar bisnisnya dapat bertumbuh lebih terarah. Melalui J&T Super Seller Competition, kami berharap dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa dan fresh graduate untuk mengembangkan potensi usahanya dan membawa bisnis mereka naik level.”

    Pendaftaran J&T Super Seller Competition dibuka secara gratis hingga 13 Juni 2026 melalui bit.ly/SuperSellerCompetition2026. Untuk syarat dan ketentuan dapat diakses melalui jntdekatdihati.com/superseller. (*)

    Komentar
    Additional JS