0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kapolri Panglima TNI Prabowo Subianto Spesial

    Saat Presiden Bercanda soal Nama Kapolri dan Panglima TNI: Jadi Bisa Dipanggil Prabowo Subianto - Kompas TV

    4 min read

     

    Saat Presiden Bercanda soal Nama Kapolri dan Panglima TNI: Jadi Bisa Dipanggil Prabowo Subianto


    Close Ads x

    Kompas.tv - 23 Mei 2026, 13:12 WIB


    Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) saat menghadiri panen raya udang di tambak budidaya, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

    KEBUMEN, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto berkelakar tentang namanya hingga nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

    Kelakar itu ia sampaikan saat memperkenalkan sejumlah pejabat yang hadir. Awalnya, Prabowo memperkenalkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Angga Raka Prabowo.

    “Ada lagi Wakil Menteri Komunikasi dan Digitalisasi, Saudara Angga Raka Prabowo. Namanya Prabowo juga,” kata dia, dipantau dari Breaking News Kompas TV.

    “Habis itu ada juga Kapolri, namanya Listyo Prabowo juga. Panglima TNI, Agus Subianto. Makanya duduknya Listyo harus di kanan, Agus Subiyanto di kiri, jadi bisa dipanggil Prabowo, Subiyanto,” tambahnya.

    Baca Juga: Depan Rakyat Kebumen, Prabowo Pamer Capaian 19 Bulan Jadi Presiden: Sudah Swasembada Pangan

    Prabowo juga memperkenalkan Wakil Kepala Danantara Dony Oskaria. Ia kemudian menjelaskan arti kata Danantara.

    “Danantara itu adalah dana kedaulatan kita. Danantara itu singkatan Daya Anagata Nusantara,” kata dia.

    “Daya artinya energi, kekuatan. Anagata artinya masa depan. Jadi mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa untuk anak dan cucu kita selanjutnya,” lanjut Prabowo.

    Ia menambahkan, saat ini Danantara mengelola 1.040 badan usaha milik negara (BUMN) yang total nilainya mencapai Rp17 ribu triliun.

    “Yang dikelola tidak tanggung-tanggung, ada 1.040 BUMN. Kemudian nilainya itu, hampir semuanya itu nilainya 1 triliun dolar Amerika, Rp17 ribu triliun,” tuturnya.

    “Jadi harus diurus baik-baik ya, Pak Doni sama semua stafnya. Jangan bocor, jangan menguap uang itu, uang rakyat itu.”

    Baca Juga: Ngakak! Guyon Prabowo Tak Mau Sebut Seskab Teddy Buat Emak-Emak Kebumen Tertawa

    Sumber : Kompas TV

    Komentar
    Additional JS